Sekda Nisut Tekankan Enam Program Prioritas Pemda saat Pimpin Upacara Bendera
- 20 Apr 2026 11:14 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Nias Utara– Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara Bazatulo Zebua, SE., M.Ec.Dev bertindak sebagai Inspektur Upacara pada pelaksanaan Penaikan Bendera Merah Putih Lingkup Pemerintah Kabupaten Nias Utara yang dikoordinir oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PU-TR) di Halaman Kantor Bupati Nias Utara, Senin , 20 April 2026.
Dalam arahannya, Sekda menyampaikan enam penekanan program pemerintah daerah yang harus menjadi perhatian seluruh perangkat daerah. Pertama, terkait Musrenbang tingkat Provinsi Sumatera Utara yang akan digelar pekan ini. Seluruh perangkat daerah, khususnya yang sudah menerima undangan, diminta menyiapkan materi dan data pendukung untuk memastikan usulan pembangunan Nias Utara terakomodasi di tingkat provinsi.
Kedua, Sekda mengingatkan bahwa pemeriksaan keuangan oleh tim BPK RI masih berlangsung hingga 5 Mei 2026. Ia meminta perangkat daerah kooperatif menyerahkan data yang diminta serta aktif mendampingi tim BPK jika diperlukan survei lapangan. Kelengkapan dokumen menjadi kunci untuk mempertahankan opini WTP Pemkab Nias Utara.
Ketiga, dalam waktu dekat BPKPD Kabupaten Nias Utara bersama Kantor Samsat Gunungsitoli akan menggelar layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Tribun Tafaeri. Sekda meminta seluruh ASN menjadi teladan dengan membayar pajak tepat waktu sekaligus mengajak masyarakat taat pajak. Petugas di lapangan juga diingatkan untuk memberi pelayanan prima agar program ini berjalan lancar dan meningkatkan PAD.
Keempat, program kurve kebersihan lingkungan kantor tetap berlanjut. Setiap perangkat daerah wajib melaporkan kegiatan kurve ke Dinas Lingkungan Hidup dengan melampirkan dokumentasi foto sebagai bentuk pertanggungjawaban program Nias Utara Bersih dan Hijau.
Kelima, menyikapi kejadian gempa bumi dan kebakaran rumah yang terjadi beberapa waktu lalu di Nias Utara, Sekda menginstruksikan seluruh ASN meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan masing-masing. Program pengurangan risiko bencana harus dimulai dari internal perangkat daerah agar respons darurat semakin cepat. Keenam, dampak konflik Israel, Amerika, dan Iran yang memicu kenaikan harga BBM menjadi perhatian serius.
"Saya meminta seluruh perangkat daerah menjalankan program penghematan energi listrik dan air di kantor sebagai langkah konkret efisiensi anggaran sekaligus mendukung ketahanan energi daerah," ujarnya.
Upacara tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah, dan seluruh ASN Lingkup Pemkab Nias Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....