BPBD Nias Utara Perkuat Respons Bencana hingga Tingkat Desa
- 20 Apr 2026 11:02 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Nias Utara - Pemerintah Kabupaten Nias Utara melalui BPBD memastikan alur penyebaran informasi peringatan dini bencana berjalan cepat dan terstruktur hingga ke tingkat desa.
Kepala Pelaksana BPBD Nias Utara, Yasokhi Hulu, menjelaskan bahwa sumber utama informasi kebencanaan berasal dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). “Setiap data dan peringatan dini yang dirilis BMKG, baik terkait cuaca ekstrem, gelombang tinggi, maupun potensi banjir, langsung kami terima di Pusdalops BPBD Nias Utara,” ujar Yasokhi, Senin (20/4).
Untuk mendukung hal tersebut, sejumlah peralatan peringatan dini milik BMKG memang ditempatkan dan dioperasikan di Kantor BPBD Nias Utara. Peralatan ini memantau kondisi secara real time dan menjadi rujukan utama sebelum informasi disebarluaskan.
Setelah informasi dari BMKG diterima dan diverifikasi, Yasokhi mengatakan BPBD Nias Utara segera meneruskannya melalui WhatsApp Grup Layanan Informasi Bencana. Grup ini beranggotakan seluruh camat dan kepala desa se-Kabupaten Nias Utara.
“Kami minta kepada para camat dan kepala desa, begitu ada informasi peringatan dini bencana, agar segera menyebarluaskan kembali melalui WA Grup di desa masing-masing. Tujuannya agar perangkat desa, kepala dusun, hingga masyarakat bisa langsung mendapat informasi dan melakukan langkah antisipasi lebih cepat,” tegas Yasokhi Hulu.
Dengan pola berjenjang ini — BMKG → BPBD → Camat/Kades → Grup Desa → Masyarakat — diharapkan waktu tanggap darurat semakin singkat. Masyarakat di wilayah pesisir dan daerah rawan banjir pun dapat segera melakukan evakuasi mandiri bila situasi memburuk. Yasokhi Hulu juga mengimbau warga agar tetap memantau informasi resmi dan tidak mudah terpengaruh hoaks kebencanaan.
Sementara itu, Kasi Sumberdaya Kantor SAR Nias, Ruvinus Bangun, S.H., menyatakan bahwa ketika mendapatkan informasi bencana di Nias Utara, Basarnas Nias sangat responsif dalam membantu korban bencana maupun korban hilang.
“Walaupun banyak tantangan di lapangan, personel Basarnas akan tetap melaksanakan tugas untuk menyelamatkan nyawa manusia. Kami berharap dukungan masyarakat dalam mendukung operasi SAR ketika terjadi bencana,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....