Koramil 07/Alasa Ajukan Jembatan Garuda di Sungai Mua dan Esiwa ke Mabesad
- 15 Apr 2026 15:58 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Nias Utara – Koramil 07/Alasa telah melakukan survei di Sungai Mua penghubung Desa Banua Sibohou dengan Desa Sisarahili Kecamatan Namohalu Esiwa dan juga di Sungai Esiwa penghubung Desa Esiwa dengan Desa Tuhenakhe I. Kedua titik sungai ini dinilai krusial karena menjadi akses utama warga antar desa.
Danramil 07/Alasa Peltu Bedali Mendrofa, mengatakan kedua sungai tersebut sangat layak sebagai titik lokasi pembangunan Jembatan Gantung Garuda “Karya Bakti TNI” Skala Besar Tahun 2026. Hasil survei menunjukkan bentang sungai cukup lebar dengan arus deras saat musim hujan, sehingga perlu konstruksi jembatan gantung.
Setiap harinya jalur tersebut dilewati oleh masyarakat, utamanya pelajar. Kondisinya cukup memprihatinkan karena ketika musim hujan sungai meluap dan sulit dilalui. Bahkan para pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK tidak dapat mengikuti proses belajar mengajar karena akses terputus.
Dari hasil survei, Koramil 07/Alasa telah mengusulkan pembangunan jembatan di dua lokasi tersebut ke Markas Besar Angkatan Darat agar dapat direalisasikan di wilayah Kecamatan Alasa.
“Kita dari Koramil 07/Alasa, masih menunggu jawaban dari pusat terkait persetujuan dan alokasi anggaran program Jembatan Garuda tersebut,” ujar, Bedali. Rabu, 15 April 2026.
Kharisman Gea, warga Kecamatan Namohalu Esiwa, mengharapkan pembangunan jembatan di dua sungai itu segera terealisasi. Menurutnya, kedua sungai sangat menghambat aktivitas masyarakat ketika musim penghujan tiba, baik untuk ke sekolah, ke kebun, maupun ke pasar.
“Usulan pembangunan jembatan ini sebenarnya setiap tahun diusulkan melalui Musrenbang kecamatan. Namun tak kunjung terealisasi, apalagi karena efisiensi anggaran daerah,” ucap, Kharisman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....