Dua Dosen Unias Terpilih Sebagai Pelatih Utama Daerah, Kini Jalani Pelatihan

  • 14 Apr 2026 12:59 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nias. Dua dosennya atas nama Noveri Amal Jaya Harefa, S.Pd., M.Pd dan Justin Foera-era Lase, S.Tr.Sos., Sp.P.S.P.D, resmi terpilih sebagai Pelatih Utama Daerah (Teacher Professional Development/TPD) dalam Program KREASI (Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia).

Keduanya berhasil melewati proses seleksi yang tidak sederhana. Tahapan dimulai dari penelaahan curriculum vitae hingga wawancara mendalam yang menilai kapasitas akademik, pengalaman, serta kesiapan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Hasilnya, kedua dosen ini dinilai layak untuk mengambil peran strategis dalam program berskala nasional tersebut.

Program KREASI sendiri merupakan inisiatif kolaboratif yang berfokus pada penguatan kualitas pembelajaran, khususnya dalam bidang literasi dan numerasi di tingkat sekolah dasar. Melalui skema Teacher Professional Development, para peserta dipersiapkan menjadi pelatih yang mampu mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada guru secara berjenjang.

Sebagai bagian dari program, Noveri dan Justin saat ini sedang mengikuti pelatihan intensif tingkat nasional yang berlangsung mulai 13 hingga 17 April 2026 di Bigland Bogor Hotel, Kota Bogor, Jawa Barat, dengan agenda penuh setiap hari. Pelatihan ini mencakup berbagai materi penting, mulai dari penguatan literasi, pembelajaran berdiferensiasi, manajemen kelas, asesmen pembelajaran, hingga teknik fasilitasi pelatihan bagi orang dewasa.

Salah seorang peserta, Justin Foera-era Lase, S.Tr.Sos., Sp.P.S.P.D, yang dikonfirmasi rri.co.id mengatakan dirinya sangat senang dan bangga bisa terlibat dalam program tersebut.

“Saya sangat bersyukur dan merasa terhormat atas kepercayaan yang diberikan sebagai Pelatih Utama Daerah. Ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga tanggung jawab besar untuk berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya literasi di daerah. Saya berkomitmen untuk menjalankan peran ini dengan sungguh-sungguh dan memberikan dampak positif bagi guru dan peserta didik,” katanya Selasa 14 April 2026.

Ia mengaku belajar hal-hal baru dan menarik selama pelatihan bahkan ia sangat tertarik dengan pendidikan inklusif yang menurutnya masih banyak yang harus ditingkatkan di kepulauan Nias.

“Melalui sesi-sesi ini, saya mendapatkan banyak pembaruan ilmu dan praktik nyata yang bisa langsung diterapkan, terutama dalam menciptakan pembelajaran yang lebih adil, ramah, dan mampu menjangkau semua peserta didik tanpa terkecuali. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga dan menyadarkan saya bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” ucap Justin.

Tidak berhenti pada pelatihan, keduanya akan mengemban tanggung jawab besar setelah kembali ke daerah. Mereka akan berperan sebagai Pelatih Utama Daerah yang bertugas melatih fasilitator tingkat kabupaten dan selanjutnya membina guru-guru, khususnya di Kabupaten Nias Utara. Peran ini menjadi kunci dalam memastikan bahwa peningkatan kapasitas tidak hanya berhenti di tingkat pelatihan, tetapi benar-benar berdampak pada praktik pembelajaran di kelas.

Kehadiran dua dosen Universitas Nias dalam program ini diharapkan menjadi katalisator perubahan, terutama dalam meningkatkan budaya literasi di sekolah. Dengan pendekatan yang sistematis dan berkelanjutan, program ini diyakini mampu memperkuat kualitas pendidikan dasar di wilayah kepulauan.

Prestasi ini sekaligus menegaskan komitmen FKIP Universitas Nias dalam mencetak pendidik dan tenaga kependidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan langkah ini, harapan baru tumbuh dari ruang-ruang pelatihan di tingkat nasional, menuju ruang-ruang kelas di Nias Utara, perubahan pendidikan perlahan namun pasti mulai digerakkan.

Page break

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....