Curah Hujan Bulan April di Kepulauan Nias Kategori Menengah, Menurun dari Maret

  • 13 Apr 2026 18:22 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - BMKG Stasiun Metereologi Binaka Gunungsitoli memprediksi curah hujan pada bulan April ini mengalami penurunan dibandingkan bulan Maret yang lalu.

Hal ini disampaikan Sandro Bimo Forecaster BMKG Stasiun Metereologi Binaka Gunungsitoli saat dikonfirmasi rri.co.id, Senin 13 April 2026.

Sandro menyebutkan pada bulan Maret curah hujan di kepulauan Nias sebesar 270 sedangkan bulan April diprediksi sebesar 256mm/bulan. Jika dilihat secara dasarian untuk dasarian kedua yakni tanggal 11 sampai 20 April , curah hujan berkisar 50-150mm/dasarian demikian juga dasarian kedua dari tanggal 21 hingga 30 April.

Ia menjelaskan curah hujan pada bulan April ini menurun disebabkan fenomena global yang masuk dalam fase netral.

“Dari Enso juga netral, untuk IOD juga netral sehingga sedikit mempengaruhi pembentukan awan konvektif di area Sumatera khususnya di Kepulauan Nias. Selain itu dari MJO sendiri yang mana sering kali berpengaruh besar terhadap curah hujan di kepulauan Nias, ini juga memasuki fase 8 dan 7 sehingga belum terlalu berpengaruh terhadap curah hujan di kepulauan Nias,” katanya.

Lebih jauh dikemukakan Sandro untuk bulan ini, hujan sering terjadi pada siang hari dengan durasi singkat namun dengan intensitas sedang hingga lebat, sehingga masyarakat harus mewaspadai kemungkinan bencana hidrometereologi turunan seperti banjir dan longsor.

Menurutnya kemungkinan cuaca ekstrem bisa saja berpeluang terjadi di wilayah kepulauan Nias misalnya hujan dengan kategori lebat seperti yang terjadi pada dasarian III bulan Maret yang lalu, sehingga ia mengimbau masyarakat agar tetap memantau perubahan cuaca melalui info BMKG yang disebarluaskan melalui media sosial Stamet Binaka dan aplikasi Info BMKG.

Sedangkan untuk informasi maritim selama bulan April ini sebutnya, kategori rendah sampai kategori sedang, kemudian cuaca di perairan wilayah kepulauan Nias kategori menengah dan kecepatan angin didominasi dari Barat Laut dengan kecepatan 2-10 knot.

Page break

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....