Jembatan Darurat Rusak, Warga Desa Ladea Terpaksa Swadaya Perbaikan

  • 13 Apr 2026 14:46 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Kondisi jembatan darurat di Desa Ladea, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, saat ini memprihatinkan dan sulit dilintasi oleh masyarakat, terutama pengendara.

Jembatan yang menjadi akses utama warga tersebut telah beberapa kali diperbaiki secara swadaya menggunakan material sederhana seperti kayu balok dan papan yang berasal dari sumbangan masyarakat setempat.

Salah seorang pengendara roda dua, Angenanoi Bate’e, mengungkapkan bahwa perbaikan yang dilakukan warga tidak mampu bertahan lama karena keterbatasan material dan kondisi jembatan yang terus mengalami kerusakan.

“Perbaikan jembatan ini dilakukan secara swadaya karena belum adanya perhatian dari pemerintah daerah, namun sampai sekarang kondisinya kembali rusak,” ujar Angenanoi Bate’e, Senin 13 April 2026.

Ia menjelaskan, jembatan tersebut sangat dibutuhkan dalam kondisi permanen, setidaknya dengan pembangunan jembatan Aramco agar dapat dilalui dengan aman oleh masyarakat.

Menurutnya, saat ini jembatan tersebut bahkan sulit dilintasi oleh pejalan kaki, apalagi kendaraan roda dua, sementara kendaraan roda empat sudah sejak lama tidak bisa melintas.

“Kalau mobil memang tidak bisa lewat karena di kiri kanan jurang dan tidak ada jalan alternatif, jadi warga terpaksa memarkir kendaraan di sekitar jembatan,” jelasnya.

Warga pun berharap adanya perhatian dari pihak TNI AD melalui Kodim 0213/Nias dalam program Karya Bakti TNI Skala Besar Tahun 2026 agar pembangunan jembatan permanen dapat segera direalisasikan demi menunjang aktivitas masyarakat dan meningkatkan akses ekonomi, pendidikan, serta layanan kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....