BMKG Pastikan Cahaya Terang di Langit Nias Bukan Komet atau Meteor

  • 05 Apr 2026 21:54 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli, Fenomena cahaya terang yang melintas di langit malam dan sempat menghebohkan warga di sejumlah wilayah, termasuk Pulau Nias, dipastikan bukan merupakan komet maupun meteor alami.

Hal tersebut disampaikan setelah adanya konfirmasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui staf operasional BMKG Gunungsitoli, Andreas Gatot Prabowo.

Ia menjelaskan bahwa objek bercahaya tersebut merupakan sisa peluncuran roket yang kembali memasuki atmosfer Bumi dan terbakar akibat gesekan dengan lapisan udara.

“Objek tersebut bukan komet atau meteor alami, melainkan sisa peluncuran roket yang terbakar saat masuk kembali ke atmosfer Bumi,” jelas Andreas.

Penjelasan ini sejalan dengan keterangan dari Kepala Pusat Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL), Annisa Novia Indira Putri, yang menyebutkan bahwa fenomena tersebut memiliki karakteristik berbeda dari komet.

“Bukan komet, dari gerakan pecahan itu bukan ciri komet. Kemungkinan besar adalah sampah antariksa dari tubuh roket China CZ-3B R/B,” ungkapnya Minggu 5 April 2026.

Fenomena ini dikenal sebagai debris atau sampah antariksa, yaitu bagian dari roket atau satelit yang tidak lagi digunakan dan kembali memasuki atmosfer Bumi. Saat memasuki atmosfer, benda tersebut mengalami gesekan hebat sehingga terbakar dan menghasilkan cahaya terang yang dapat terlihat dari permukaan.

Masyarakat diimbau untuk tidak panik apabila kembali menyaksikan fenomena serupa, karena kejadian ini merupakan peristiwa yang umum terjadi dalam aktivitas luar angkasa dan umumnya tidak membahayakan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....