Rayakan Hari Perempuan Sedunia, Ratusan Perempuan Sampaikan Pernyataan Sikap

  • 09 Mar 2026 16:50 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli: Sekitar 200 orang perempuan melakukan perayaan Hari Perempuan Sedunia yang setiap tahunnya diperingati pada tanggal 8 Maret, dengan aksi turun ke jalan membagi-bagikan bunga serta stiker kepada para pengguna jalan raya yang melintasi Alun-alun kota Gunungsitoli, Senin 9 Maret 2026.

Ratusan perempuan yang tergabung dalam Obor Semangat Daya (Oseda) mengawali aksinya dengan berkumpul di Alun-alun sambal membawa puluhan poster yang bertuliskan berbagai sikap para perempuan.

Usai membagikan stiker dan bunga, peserta aksi berjalan kaki menuju kantor DPRD Kota Gunungsitoli dan diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Adrianus Zega dan beberapa anggota DPRD. Di sini koordiantor aksi membacakan pernyataan sikap mereka dan meminta DPRD Kota Gunungsitoli untuk memastikan adanya peraturan daerah atau penguatan regulasi yang secara tegas mengatur pencegahan KDRT berbasis komunitas.

“DPRD Kota Gunungsitoli harus memastikan adanya Peraturan Daerah atau penguatan regulasi yang secara tegas mengatur, pertama pencegahan KDRT berbasis komunitas, kedua system perlindungan terpadu, ketiga mekanisme pengaduan yang aman dan mudah diakses dan keempat sanksi administratif bagi institusi yang lalai melindungi korban,” ucapnya.

Aksi yang sama kemudian dilanjutkan di Mapolres Nias, dimana Wakapolres Nias menerima orasi serta membubuhkan tandatangannya di atas lembaran spanduk yang merupakan dukungan atas pernyataan sikap perempuan di Oseda. Demikian juga ketika tiba di kantor Wali Kota Gunungsitoli, orasi berjalan dengan tertib diterima oleh Kepala Dinas P5A kota Gunungsitoli. Di sini koordinator aksi meminta agar pemerintah kota mengalokasikan anggaran khusus untuk rumah aman dan layanan pemulihan.

“Kami mendesak agar dialokasikan anggaran khusus untuk rumah aman dan layanan pemulihan. Mengoptimalkan peran dinas terkait dalam penanganan kasus serta menjadikan isu kekerasan sebagai prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah,” katanya.

Tidak cukup disitu saja, ratusan perempuan yang tergabung dalam Oseda kemudian melanjutkan aksinya di kantor pengadilan Negeri Gunungsitoli serta di Kantor Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dimana mereka lagi-lagi membacakan pernyataan sikap.

“Kami menyatakan dukungan penuh kepada Kejaksaan Negeri Gunungsitoli yang berkomitmen menegakkan hokum secara professional dan berintegritas. Namun dukungan ini bersifat kritis dan partisipatif. Kami akan terus mengawal proses perkara. Kami akan berdiri bersama korban hingga keadilan benar-benar ditegakkan.

Ketua Obor Semangat Daya (Oseda), Nani Lahagu saat ditemui rri.coid pun berpesan agar pada Peringatan Hari Perempuan Sedunia tahun 2026 seluruh perempuan di Indonesia khususnya di Kepulauan Nias agar berani bersuara menyampaikan kebenaran.

“Kamu setara, kamu hebat, kamu bisa, kamu adalah ibu yang harusnya mendapatkan penghormatan itu, dari rahimmu lah lahir laki-laki dan perempuan yang akan menjadi pemimpin di bangsa ini, oleh karena itu rebut segala ketertinggalan, karena itu jangan gentar, Oseda bersamamu,” ucap Nani.

Adapun pernyataan sikap Oseda tersebut diserahkan langsung usai orasi kepada pemangku kepentingan disertai buket bunga yang manis dengan harapan dapat dilaksanakan untuk kepentingan perempuan dan anak di Kepulauan Nias.

Aksi Hari Perempuan Sedunia tahun 2026 ini pun berjalan dengan tertib dan lancar dengan pengawalan dari personil Polres Nias.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....