Sosialisasi KIE Daerah Rawan Bencana di Kelurahan Ilir, Ini Peranan Kaum Ibu
- 26 Feb 2026 21:11 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - BPBD Kota Gunungsitoli gelar Sosialisasi, Komunikasi, Informasi dan Edukasi di Daerah Rawan Bencana, bertempat di Kantor Lurah Ilir, Kamis 26 Februari 2026.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Gunungsitoli Adiman Perwira Harefa yang dikonfirmasi rri.co.id mengatakan sosialisasi tersebut dilakukan untuk menyikapi isu yang beredar di tengah masyarakat tentang potensi bencana yang ada di Kota Gunungsitoli, terlebih isu terjadinya potensi megathrust
Isu ini menurutnya membuat beberapa kalangan masyarakat berupaya mengenal lebih jauh tentang potensi bencana tersebut. Maka itu BPBD Kota Gunungsitoli mengambil peran dan upaya untuk melakukan sosialisasi, Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) di daerah rawan bencana. Sosialisasi KIE di kelurahan Ilir ini mengambil tema “Peran Perempuan dan Ibu-ibu dalam membangun Keluarga Tangguh Bencana”.

Page break
Upaya sosialisasi ini jelasnya dimulai dari Kelurahan Ilir, dimana Kelurahan Ilir adalah wilayah permukiman padat penduduk dan terletak di wilayah pesisir pantai Kota Gunungsitoli yang rentan terhadap banyak potensi bencana, baik potensi banjir, gelombang ekstrem dan abrasi, cuaca ekstrem, tsunami dan megatrust juga kekeringan dan lainnya.
Untuk itu dalam penyampaian materi ungkapnya, narasumber menyampaikan beberapa hal terkait mengenai apa tujuan mempelajari tentang bencana dan siapa yang bertanggung jawab untuk itu.
"Peran perempuan dan Ibu-ibu sangat besar dalam Kesiapan dan Ketangguhan Keluarga dalam menghadapi bencana. Sebab, Ibu-ibu adalah manajer utama di rumah tangga. Ibu yang paling tahu di mana letak dapur, di mana arsip keluarga, dan bagaimana kondisi anak-anak," ucap Adiman.
Oleh karena itu menurutnya kunci ketangguhan keluarga menghadapi bencana ada di tangan ibu-ibu. Para ibu juga sebagai penjaga ketahanan keluarga (Ibu yang siaga akan tahu langkah pertama yang harus dilakukan saat bencana datang) dan sebagai Pendidik Tanggap Bencana.
"Ibu lah yang mengenalkan jalur evakuasi dan cara melindungi diri kepada anak-anak, dan mengajarkan budaya siaga bencana," katanya.
Narasumber pada sosialisasi KIE ini juga menekankan kepada peserta agar jangan panik dan pastikan mendapat informasi yang terpercaya dari instansi pemerintah seperti BMKG, BPBD, Pemerintah Kecamatan DAN Pemdes/Kelurahan, TNI dan Polri.
Peserta sosialisasi dihadiri oleh Lurah Ilir dan jajararannya, Babinkamtibnas, Kepala Pustu Ilir dan staf, Staf Dinas P5A, Staf BPBD dan Masyarakat kelurahan ilir yakni kaum perempuan dan ibu-ibu hamil.
"Semoga kita terhindar dan selalu Siap & Waspada terhadap Bencana. Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan, Siap Untuk Selamat!," kata Kalak BPBD.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....