Pemko Bersama BAPPANAS dan Polres Pantau Ketersediaan dan Harga Sembako
- 26 Feb 2026 12:05 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Dinas Perdagangan, Koperasi UKM dan Ketenagakerjaan kota Gunungsitoli dampingi Direktur BAPPANAS bersama Tim Satgas Saber Polres Nias, Dinas Ketahanan Pangan Kota Gunungsitoli dan Perum Bulog KC Nias tinjau ketersediaan stok sembako dan harga kebutuhan masyarakat di Pasar Beringin Eks Terminal Gunungsitoli. Rombongan juga berkunjung ke beberapa distributor beras dan distributor telur di pusat Pasar Gunungsitoli.
Kabid Perdagangan Karnius Zalukhu didampingi staf menyampaikan, langkah ini bertujuan untuk memastikan harga tetap terkendali, kualitas pangan terjaga, dan masyarakat mendapatkan pangan yang aman serta terjangkau.
Dari hasil pemantauan ditemukan bahwa beberapa distributor beras hingga sekarang masih mempunyai stok lama dengan harga yang tinggi pada saat pembelian di bulan Desember lalu. Cukup disayangkan ketika terjadi deflasi sejak bulan Januari-Februari 2026 ini, pedagang mau tidak mau harus menyesuaikan harga dengan kondisi sekarang.

“Kita juga turut prihatin dengan hal ini karena dengan sudah turunnya harga beras dimana pada saat mereka mengorder beras tersebut harga beras dalam keadaan tinggi sekali harganya, sehingga mau tidak mau mereka juga khawatir dengan keadaan saat ini harus menjual beras dengan harga murah sekarang. Karena sebelumnya mereka membeli beras dari produsen itu dengan harga yang tinggi. Tapi sejak bulan Januari-Februari 2026 ini sudah terjadi deflasi sehingga mengakibatkan mereka harus menyesuaikan harga dengan kondisi sekarang,” ujarnya, Kamis 26 Februari 2026.
Selain pemantauan juga berlangsung dialog dengan beberapa pedagang khususnya para mitra yang bekerjasama dengan BUMN Bulog seperti mitra beras SPHP, MINYAKITA dan beberapa komoditi lainnya.

Diketahui bahwa beberapa komoditas turut menyumbang inflasi selama momen strategis termasuk dibulan Ramadhan seperti cabe, telur, beras, daging ayam, dan bawang merah. “Tapi kita bersyukur kerjasama yang baik dari para distributor yang menjalin mitra selama ini telah menjaga pasokan tetap tersedia sehingga harga pasar terjaga dan komoditi tidak mengalami kenaikan,” ucap Karnius.
Untuk kelancaran distribusi, juga diklaim masih mana dan terkendali dimana distribusi barang khususnya dari daratan Sumatera Utara melalui Pelabuhan Sibolga berjalan lancar. “Untuk diketahui bahwa tingkat distribusi di kota Gunungsitoli sangat tinggi oleh karena juga banyaknya permintaan dari masyarakat dari Kabupaten lain. Kita berdoa jangan ada lagi hambatan karena pernah juga 1-2 hari kemarin saat terjadi banjir bandang si daerah Tapteng distribusi kebutuhan pokok mulai terhambat, untuk itu kita berharap bencana alam bisa teratasi sehingga jalur distribusi kita berjalan dengan lancar,” ujarnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....