Puluhan Penyandang Disabilitas Ikuti Pelatihan Public Speaking

  • 10 Feb 2026 15:02 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Sebanyak 35 orang penyandang disabilitas di Kota Gunungsitoli mengikuti Pelatihan Public Speaking Kelompok Self Help Group (SHG), yang diselenggarakan oleh CDRM & CDS Universitas HKBP Nommensen melalui Program Dignity.

Kegiatan berlangsung di Aula Eho Museum Pusaka Nias, Selasa 10 Februari 2026.

Lastiar Padang Community Empowerment Facilitator CDRM & CDS Universitas HKBP Nommensen yang dikonfirmasi rri.co.id mengatakan peserta meliputi ODDP Penyadang Disabilitas dan ragam lainnya, pengurus, care giver pengelola panti bersama dengan binaannya. Mereka berasal dari 2 kelompok dampingan di Gunungsitoli Utara serta salah satu Panti rehabilitasi di Gunungsitoli Idanoi.

Dikemukannya tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan para disabilitas dalam berkomunikasi dan percaya diri ketika berbicara di hadapan orang lain terlebih di muka umum.

“Selama ini kan penyandang disabilitas secara khusus penyandang disabilitas psikosial itu merasa minder dan tidak percaya diri untuk bergabung dengan orang banyak bahkan berkomunikasi dengan  orang lain, bahkan termasuk juga pengurusnya. Melalui pelatihan ini kita berharap mereka berani untuk berbicara dan berkomunikasi dengan orang diluar kelompoknya,” kata Lastiar.

Narasumber Pelatihan Public Speaking, Vikar Dedan Purfance Gulo S.Th

Lebih jauh ungkapnya, dengan pelatihan Public Speaking ini mereka mampu berbicara apalagi saat melakukan advokasi atau menyuarakan hak-hak kelompok mereka, saat mereka berkoordinasi kepada pemerintah atau mengurus adminduk atau hal lainnya.

“Ketika mereka tidak berani berbicara kan, informasinya juga tidak akan sampai,” ucapnya.

Yang menarik adalah instruktur pada pelatihan tersebut juga merupakan salah seorang penyandang disabilitas fisik yakni Vikar Dedan Purfance Gulo S.Th., Dengan kepiawaiannya ia berusaha untuk mendapatkan perhatian penuh dari para peserta dan berusaha untuk menggelitik minat dan rasa percaya diri peserta.

Vikar Dedan Purfance Gulo S.Th ini juga ungkap Lastiar merupakan wakil ketua Organisasi Penyandang Disabilitas yang baru saja dibentuk di kota Gunungsitoli.

Setelah mendapatkan pelatihan, para peserta kemudian mempraktekkan materi yang sudah mereka dapatkan melalui role play sehingga pelatihan ini diharapkan bermanfaat dan berdampak bagi para peserta.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....