Kejari Himbau Awasi Anak Agar Tidak Terjerat Hukum
- 06 Feb 2026 14:56 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Kantor Kejaksaan Negeri Gunungsitoli mengeluarkan imbauan kepada orang tua dan wali untuk secara aktif memantau aktivitas anak-anak mereka. Hal ini penting agar generasi muda terhindar dari keterlibatan dalam aktivitas negatif, termasuk kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri dan masyarakat.
Seperti diungkapkan Wini Talenta Harefa SH Kasubsi I Inteligen Kejari Gunungsitoli yang menyampaikan keprihatinan terhadap perilaku anak yang terjebak dalam kenakalan remaja bahkan hingga terlibat dalam berbagai tindakan kriminal yang bertentangan dengan hukum. Ia mengajak orang tua untuk mengambil peranan lebih dalam menciptakan lingkungan yang positif bagi remaja, sehingga dapat mengurangi keterlibatan mereka dalam kegiatan yang berisiko.
“Sebenarnya kalau dibilang kenakalan remaja ini tidak serta merta harus perkara yang berat seperti narkotika atau judi, tapi ini berawal dari perilaku yang dianggap sepele, mungkin seperti perilaku yang dikenal anak dari lingkungan sosialnya. Anak-anak sifatnya menyerap segala informasi dan kebiasaan yang diterima, dan sialnya ketika informasi yang diterima itu tidak bisa difilter dengan baik akhirnya dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari, ketika mulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dianggap sepele misalnya membully, merokok, minum miras dan lama kelamaan nanti itu akan semakin berefek negative dan bahkan berujung pidana,” ujarnya, Jumat 6 Februari 2026.
la juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pergaulan remaja, baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Melalui pengawasan tersebut, diharapkan para remaja dapat terhindar dari pergaulan yang buruk, yang berpotensi merusak masa depan mereka.
Menanggapi hal itu, Jaksa Fungsional Bidang Inteligen Septinus Halawa SH, MH mengatakan, pembinaan mental yang baik bagi anak hadir dari orang tua, dibantu pihak sekolah, lingkungan dan agama, tujuannya untuk memberikan kesadaran kepada remaja mengenai akibat dari tindakan mereka dan mendorong mereka untuk tidak mengulangi kesalahan.
“Kontrol orangtua sangat penting bagi si anak, namanya anak-anak masih belum bisa berpikir panjang terkait dengan kehidupannya, karena yang mereka tahu hanya bersenang-senang. Saya berharap disini para orangtua lebih perhatian baik kepada anak maupun teman-temannya. Kenali perubahan sikap dan sifatnya sehingga sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bisa diantisipasi lebih awal,” ujarnya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....