Ustad Irwansyah Gulo: Shalat Mencegah Perbuatan Keji Munkar

  • 29 Jan 2026 08:55 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli: Shalat yang dilaksanakan dengan benar, memenuhi rukun, syarat, serta dilakukan dengan khusyuk dan menghadirkan hati, berfungsi sebagai perisai diri dari perbuatan keji seperti kejahatan besar/asusila dan munkar seperti kemaksiatan/pelanggaran syariat. Dalam Al-quran surah Al-Ankabut ayat 45 diterangkan bahwa ibadah shalat mendidik jiwa, menambah keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah sehingga pelakunya terhindar dari perilaku buruk.

Hal itu disampaikan Ustad Irwansyah Gulo, S.Sos.I dalam tausyiahnya pada Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H / 2026 M yang digelar oleh Remaja Masjid Jami’ Taqwa Afia, bertempat di Masjid Jami' Taqwa Afia pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Ustad Irwansyah mengatakan, sholat harus dikerjakan sungguh-sungguh dan tidak mungkin dilakukan dalam keadaan lalai. "Sholat juga merupakan sarana komunikasi bagi jiwa manusia dengan Allah SWT dan mempunyai kedudukan yang sangat penting dan mendasar dalam Islam," ucapnya.

Adapun hikmah yang dikandung sholat sebagaimana disampaikan Allah dalam surat Al Ankabut ayat 45 yang artinya: "Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan- perbuatan keji dan Mungkar".

Untuk mencegah perbuatan keji dan mungkar, kata Ustad Irwansyah, setiap insan muslim benar-benar menghamba kepada Allah SWT, jika sholat masih belum bisa menghalangi perbuatan keji dan mungkar, maka hendaknya beristiqomah melaksanakan sholat lima waktu.Dan bila seorang muslim tidak melaksanakan sholat maka ia telah melakukan salah satu dosa kufur terhadap nikmat Allah.

“Kunci kebahagiaan dunia dan akhirat terletak pada bagaimana seseorang menjaga komunikasinya dengan sang Pencipta. Shalat yang benar akan mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, serta menjadi penolong di hari kemudian,” tutup Ustadz Irwansyah Gulo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....