Resmi Bubar, Panitia Natal Oikoumene Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban 

  • 27 Jan 2026 16:30 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Agenda evaluasi dan pembubaran Panitia Natal Oikoumene Kota Gunungsitoli Tahun 2025 terlaksana pada Senin 26 Januari 2026 bertempat di Ruang Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Gunungsitoli. Pertemuan ini menandai berakhirnya masa tugas tim pelaksana setelah sukses menyelenggarakan perayaan besar pada akhir Desember lalu.

Pertemuan tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dihadiri oleh Kasi Urusan Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli Saroedi Gea selaku Ketua Tim Pelaksana, Pengurus Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG), unsur pemerintah melalui Kabag Kesra, serta jajaran ASN Kemenag dan seluruh anggota kepanitiaan.

“Agenda utama dalam pertemuan ini adalah penyampaian laporan pertanggungjawaban terkait pelaksanaan kegiatan dan pengelolaan anggaran. Langkah ini diambil sebagai bentuk akuntabilitas atas terlaksananya perayaan Natal Oikoumene pada 30 Desember 2025 silam,” ujarnya.

Selain aspek administratif, pertemuan ini juga dirancang sebagai wadah reflektif. Melalui sesi sharing bersama, para panitia dan pengurus BKAG saling memberikan masukan konstruktif. Hal ini bertujuan untuk membangun sinergi yang lebih kuat serta meningkatkan kualitas program-program gerejawi di wilayah Kota Gunungsitoli pada masa yang akan datang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan penyampaian sambutan oleh Ketua BKAG, Pdt. Dr. Dorkas O. Daeli, M.Th, dan Kasi Urusan Agama Kristen, Saroedi Gea, M.Pd.K. Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan apresiasi atas kinerja dan kerja keras seluruh tim yang telah mendedikasikan waktu serta tenaga untuk mensukseskan kegiatan.

Acara inti meliputi Laporan Koordinator yakni Pemaparan detail kerja dari setiap bidang beserta pertanggungjawaban penggunaan anggaran yang telah diterima, Penyerahan Dokumen ditandai dengan serah terima berkas laporan dari Ketua Tim Pelaksana kepada Pengurus BKAG sebagai bukti berakhirnya tugas kepanitiaan  dan apresiasi akhir berupa ucapan terima kasih secara formal dari BKAG kepada seluruh tim pelaksana.

Acara ditutup dengan jamuan kasih bersama dan doa sebagai ungkapan syukur atas kelancaran seluruh proses dari awal hingga akhir. Prosesi pembubaran panitia berakhir pada pukul 12.20 WIB dengan aksi bersalam-salaman di antara seluruh hadirin. “Meski secara organisatoris tim telah dibubarkan, semangat kolaborasi antara pemerintah, Kemenag, dan BKAG diharapkan tetap terjaga demi pelayanan masyarakat yang lebih baik di Gunungsitoli,’ ujarnya mengakhiri.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....