Ziona Siapkan Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Pasar Kerja

  • 26 Jan 2026 11:11 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - LPK ZIONA memperkuat kolaborasi dengan Dinas Perdagangan, Ketenagakerjaan, Koperasi dan UMKM Kota Gunungsitoli khususnya Bidang Ketenagakerjaan dalam pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi, peningkatan literasi ketenagakerjaan digital, serta optimalisasi pemanfaatan aplikasi SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker RI.

“Sinergi ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam menyiapkan tenaga kerja Kota Gunungsitoli yang kompeten, tersertifikasi, adaptif terhadap perubahan, dan memiliki daya saing di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” ujar Ketua LPK ZIONA Rido Favorit Saronitehe Waruwu, Senin 26 Januari 2026.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Ketenagakerjaan Walfrik Zebua menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap peran dan kontribusi LPK ZIONA. Ia mengakui bahwa LPK ZIONA selama ini dikenal sebagai lembaga pelatihan kerja yang sangat aktif, konsisten, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta dinilai memiliki tingkat eksistensi dan kepercayaan yang tinggi.

“LPK ZIONA dapat dikatakan sebagai Lembaga Pelatihan Kerja terbaik di Kota Gunungsitoli, dilihat dari kualitas program, intensitas kegiatan, serta dampak positif yang dihasilkan bagi masyarakat,” ucap Walfrik.

Pada kesempatan yang sama, Ketua LPK ZIONA juga menyampaikan capaian program-program LPK ZIONA sepanjang tahun 2025, yang meliputi berbagai pelatihan berbasis kompetensi, peningkatan keterampilan kerja, penguatan soft skills, serta program yang mendukung pengembangan kewirausahaan dan UMKM. Program-program tersebut dinilai telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas dan kesiapan kerja masyarakat Kota Gunungsitoli.

Selain itu, Ketua LPK ZIONA juga memaparkan rencana strategis dan program kerja LPK ZIONA tahun 2026.

“Pada tahun 2026 ini LPK ZIONA akan menyelenggarakan lebih banyak dan beragam jenis pelatihan kerja, yang dirancang untuk mendukung peningkatan kompetensi kerja masyarakat sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, perkembangan teknologi, serta potensi ekonomi lokal. Ragam pelatihan tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih luas lapisan masyarakat dan memberikan kontribusi nyata terhadap penurunan tingkat pengangguran dan peningkatan produktivitas tenaga kerja,” ujarnya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....