Sentuhan Kasih Ramadan, MMI dan CAPAS Berbagi Santunan dan Takjil

  • 08 Mar 2026 21:22 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Musala Madrasah Islamiyah (MMI) bersama Komunitas Anak Pasar atau CAPAS menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa dalam rangka berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan, pada Minggu 8 Maret 2026 sore, bertempat di Musala Madrasah Islamiyah, Jalan Sirao, Kota Gunungsitoli.

Sebanyak 72 anak yatim dan kaum dhuafa menerima santunan dalam bentuk uang tunai. Bantuan tersebut diberikan sebagai wujud kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini telah menjadi tradisi yang rutin dilaksanakan setiap tahun pada bulan Ramadan oleh pengurus musala bersama komunitas masyarakat.

Satu per satu penerima santunan maju untuk menerima bantuan yang diserahkan oleh panitia. Wajah-wajah penuh harap terlihat dari para anak yatim yang hadir bersama para kaum dhuafa.

Ketua Pelaksana kegiatan, Stefano Zafingki Pranata mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepada sesama, khususnya kepada anak yatim dan masyarakat kurang mampu.

Menurut Stefano, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat rasa empati dan semangat berbagi kepada sesama.

Ia mengatakan kegiatan ini juga bertujuan menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima santunan.

Stefano berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban para penerima, sekaligus membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.

Sementara itu Ketua Musala Madrasah Islamiyah, Idrus Rusdi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan para donatur yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Idrus mengatakan kegiatan berbagi seperti ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang sangat penting, terutama di bulan Ramadan.

Ia berharap kegiatan santunan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi.

Ketua CAPAS, Anshar Koto mengatakan keterlibatan komunitasnya dalam kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi pemuda dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Menurut Anshar, kegiatan santunan dan berbagi takjil ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepedulian di tengah masyarakat.

Ia juga berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu sesama, terutama mereka yang membutuhkan.

Salah seorang penerima santunan anak yatim, Zahra, mengaku senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh panitia.

Dengan suara pelan, Zahra mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli kepada anak-anak yatim.

Ia berharap kebaikan para donatur dan panitia mendapat balasan kebaikan.

Hal serupa disampaikan oleh penerima santunan kaum dhuafa, Asniyati Koto.

Dengan mata berkaca-kaca, Asniyati mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.

Ia mengatakan bantuan tersebut sangat berarti baginya dan keluarganya, terutama di bulan Ramadan.

Setelah penyerahan santunan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Musala Madrasah Islamiyah di Jalan Sirao.

Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Suasana penuh kebersamaan semakin terasa ketika waktu berbuka tiba. Panitia, penerima santunan, dan masyarakat kemudian duduk bersama menikmati hidangan berbuka puasa.

Kegiatan santunan anak yatim dan kaum dhuafa ini menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi kasih sayang dan kepedulian kepada sesama.

Melalui kegiatan sederhana ini, semangat kebersamaan dan kepedulian diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat Kota Gunungsitoli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....