Penyejuk Qolbu : Fitrah Ramadhan Itu Mengetuk Pintu Maaf, Menebar Tali Kasih

  • 06 Mar 2026 08:37 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli : Bulan ramadhan bukan hanya sekedar menahan rasa lapar dan dahaga, melainkan juga sebagai proses kembali ke fitrah. Fitrah itu suci dan kesucian itu hanya bisa diraih jika kita berani mengetuk pintu maaf dan tumbuh menebar tali kasih.

Muqaddimah dari tausyiah Ustadzah Kartini Zebua, A.Ma.Pd di Program Acara Ramadhan Penyejuk Qolbu di studio programa 1 RRI Gunungsitoli Kamis, 5 Maret 2026 yang dipandu oleh Presenter Putri Rahayu Polem dengan mengangkat topik Fitrah Ramadhan Itu Mengetuk Pintu Maaf, Menebar Tali Kasih.

Ustadzah Kartini dalam lanjutan tausyiahnya menyampaikan sering kita merasa sudah puasa, shalat, namun ada satu penghalang do'a paling besar yaitu dendam dan putusnya silaturahmi. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surah An Nur ayat 22 yang artinya Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah SWT mengampunimu dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

"Kalau ingin Allah mengampuni dosa kita yang setinggi gunung, mengapa kita sulit memaafkan kesalahan manusia yang hanya setetes air. Mengetuk pintu maaf adalah tanda jiwa yang besar. Marilah kita di bulan ramadhan ini marilah kita menjaga hubungan kita dengan sesama manusia apalagi hubungan kita kepada Allah SWT. Hubungan kita kepada Allah SWT yaitu beriman kepada Allah SWT dan Rasulnya, mengikuti segala perintahNya seperti shalat, puasa, zakat dan apabila mampu naik haji dan beriman kepada kitab, malaikat dan kepada nabi nabi Allah.," ucap Ustadzah Kartini

Selanjutnya, Ustadzah Kartini menyampaikan Rasulullah bersabda tidak halal bagi seorang muslim mendiamkan atau memusuhi saudaranya lebih dari tiga malam. Puasa mengajarkan kita merasakan lapar agar kita sadar masih ada orang-orang disekitar kita yang satu hari tidak makan. Diakhir tausyiahnya, ustadzah Kartini menyampaikan marilah bulan ramadhan ini kita jadikan momentum mereset perlakuan-perlakuan yang buruk, mari kita bersihkan hati ketuk pintu maaf untuk orang-orang disekitar kita.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....