Penyejuk Qolbu : Menjaga Lisan dan Hati di Bulan Ramadhan
- 27 Feb 2026 08:36 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Banyak kita lihat di bulan puasa itu hanya menahan lapar dan haus, namun terkadang lisan dan hati kita tidak ikut berpuasa. Apapun yang akan kita lakukan, yang kita ucapkan dan yang kita niatkan itu akan dicatat oleh malaikat, sebagai dosakah atau sebagai pahalakah itu yang harus kita jaga di bulan ramadhan ini.
Muqadimah dari tausyiah yang disampaikan oleh Ustadzah Kartini Zebua, A.Ma.Pd pada saat menjadi narasumber Program Siaran Ramadhan Penyejuk Qolbu yang disiarkan di Programa 1 dan Programa 2 RRI Gunungsitoli Kamis, 26 Februari 2026.
Dalam lanjutan tausyiahnya, ustadzah Kartini menyampaikan sebagaimana Hadis Nabi Muhammad SAW bagi siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan malah melakukannya maka Allah SWT tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang ia tahan.
“Jadi Allah SWT tidak akan menerima puasa kita kalau perkataan dan hati kita tidak searah walaupun kita menahan lapar dan haus karena sesungguhnya kita sudah tau puasa itu Allah SWT yang membalasnya. Jadi Allah SWT tahu kalau puasa kita itu terbalut dengan dusta, terbalut dengan gibah, terbalut dengan kata-kata yang menyakiti orang lain itu tidak akan diterima oleh Allah SWT,” Ucapnya
Diakhir tausyiahnya menyampaikan, mari menjaga lisan dan hati kita untuk menjalankan ibadah puasa ini dengan pahala yang sebanyak-banyaknya tanpa memberikan noda di bulan ramadhan yang suci ini. Mari di sisa ramadhan ini melatih untuk berkata yang baik dan melatih diri membersihkan hati dari dendam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....