Manajer Ungkap Kenapa Gunungsitoli Khoda Diganjar Kartu Merah
- 14 Feb 2025 15:23 WIB
- Gunung Sitoli
KBRN, Gunungsitoli: Wahyu Saputra Harefa pemain belakang Gunungsitoli Khoda FC dengan nomor punggung 9 diganjar kartu merah pada menit 80 saat melawan Satria Muda FC pada babak penyisihan grup Zona Sumatera Utara, yang berlangsung di Stadion Mini Pancing Medan, Kamis (13/2/2025).
Manager Gunungsitoli Khoda FC, Atur Krisman Jaya Harefa mengungkapkan Wahyu melakukan pelanggaran saat berhadapan dengan salah seorang striker Satria Muda FC demi menyelamatkan gawang.
“Wahyu mengambil keputusan untuk melakukan pelanggaran karena dirasa bahwa tanpa ada tindakan ini maka pasti gawang jebol lagi karena dia adalah orang terakhir dalam benteng pertahanan sehingga dia mengambil keputusan yang memang menurut khalayak ramai merugikan tim. Tapi kami melihat itulah upayanya supaya jangan terjadi kebobolan, karena kita sudah jauh tertinggal lima kosong kalau saya tidak salah,” kata Atur saat dikonfirmasi rri.co.id, Jum’at (14/2/2025).
Saat itu ungkap Atur, tim sedang berusaha memberi tekanan kepada lawan, atas kejadian tersebut terpaksa pelatih harus mengubah strategi dengan menarik beberapa pemain ke belakang untuk mengisi benteng pertahanan.
Adapun tim yang bermain pada laga perdana melawan Satria Muda FC itu yakni pemain belakang: Wahyu Saputra Harefa, Presyken Sofati Gulo, Parisman Jaya Ndruru dan Roni Syaputra. Pemain Tengah: Noverius Telaumbanua, Ferisman Hia dan Berkat Iman Jaya Gea. Pemain Depan: Karyo Ebtaniel Gulo, Titus Hulu dan Ardiansyah Riski Zalukhu. Penjaga Gawang Yamin Lurus Gea.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....