Bupati Amizaro Sampaikan 6 Rekomendasi 30 Daerah Tertinggal ke Istana

  • 09 Jun 2026 12:26 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Jakarta - Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu mewakili 30 kabupaten daerah tertinggal dan sangat tertinggal se-Indonesia saat menjadi narasumber di Kantor Staf Presiden RI, Istana Negara Jakarta, 8 Juni 2026. Pertemuan bersama Kepala Staf Kepresidenan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal serta Wakil Menteri Bappenas itu menjadi forum penyampaian rekomendasi langsung dari daerah 3T.

Rekomendasi utama yang disampaikan adalah penerbitan segera Peraturan Pemerintah sebagai turunan Perpres 12 tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029. PP itu dinilai penting agar percepatan pembangunan dan keberpihakan anggaran serta program kementerian lembaga benar-benar menyasar daerah tertinggal.

Daerah 3T juga mengusulkan kebijakan Dana Alokasi Khusus Afirmasi serta tambahan alokasi minimal seratus miliar rupiah dari Transfer ke Daerah untuk setiap kabupaten tertinggal. Dana tersebut diharapkan mempercepat program prioritas Presiden seperti makan bergizi gratis, sekolah rakyat, revitalisasi sekolah, beasiswa khusus, pelatihan vokasi dan penguatan kesehatan.

Untuk penguatan ekonomi, daerah tertinggal merekomendasikan hilirisasi sektor unggulan yang potensial di wilayahnya seperti perkebunan, perikanan, pariwisata dan pertanian. Langkah itu dinilai mampu meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat desa.

Pembangunan infrastruktur dasar menjadi saran mendesak lainnya.

Daerah 3T meminta pemerintah segera menuntaskan persoalan listrik, jaringan internet, konektivitas dan pelabuhan perikanan agar kesenjangan digital dan akses ekonomi bisa segera dipersempit.

Rekomendasi terakhir terkait kesejahteraan aparatur, yakni gaji PPPK di daerah tertinggal agar diambil alih Kementerian Keuangan tanpa pemotongan transfer ke daerah.

“Seluruh saran ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab mewakili suara masyarakat 3T agar pembangunan nasional lebih merata dan berkeadilan,” ujar, Amizaro

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....