Gempa M6,1 Terasa di Kepulauan Nias, BMKG Imbau Masyarakat Tidak Panik

  • 03 Mar 2026 13:16 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter membuat warga di kepulauan Nias berhamburan keluar rumah, Selasa 3 Maret 2026.

Gempa yang berlangsung pada pukul 11.56.45 WIB terjadi pada saat masyarakat sedang beraktivitas, baik di perkantoran, sekolah serta di pusat perbelanjaan.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Gunungsitoli, Lewi Ristiyono melalui Staf Operasional On Duty, Takdir Aman Laoli mengatakan gempa yang terjadi jelang tengah hari tadi berpusat di wilayah Sinabang, Aceh. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,85° LU ; 96,40° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 69 Km arah tenggara Sinabang, Aceh pada kedalaman 26 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia menunjam ke Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Aceh Singkil, Aceh Barat Daya, Nagan Raya dan Simeulue, dengan skala intensitas IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Nias dan Pinangsori dengan skala intensitas III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).

Daerah Aceh Selatan, Meulaboh Blang Pidie, Nias Utara, Medan, Tarutung, Aek Godang dan Subulussalam dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), daerah Gunungsitoli, Aceh Tengah, Aceh Jaya dan Gayo Lues dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Sedangkan di daerah Bener Meriah, Banda Aceh dan Aceh Besar dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

“Kami imbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada, pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” ucap Lewi.

Hingga saat ini BMKG Stasiun Geofisika Gunungsitoli masih melakukan pengamatan, tercatat sudah terjadi 2 gempa susulan dengan magnitudo yang lebih kecil yakni M3,2 pukul 12:14:59 WIB dan M3,6 pukul 12:59:52 WIB.

Page break

Page break

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....