Mengenal Asal Usul Kerupuk Opak, Camilan Tradisional yang Tetap Digemari

  • 15 Sep 2026 15:30 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Kerupuk opak merupakan salah satu camilan tradisional yang cukup dikenal di Indonesia. Bentuknya yang tipis dan teksturnya renyah membuat opak sering dinikmati sebagai teman makan maupun camilan sehari-hari. Di balik rasanya yang sederhana, makanan ini memiliki sejarah yang erat dengan tradisi kuliner masyarakat di berbagai daerah.

Secara umum, opak dibuat dari bahan pangan yang diolah menjadi adonan, kemudian dibentuk tipis dan dikeringkan sebelum dimasak. Bahan dan cara pembuatannya dapat berbeda-beda tergantung daerah asalnya. Ada opak yang dibuat dari singkong, beras ketan, beras, atau bahan pangan lainnya.

Salah satu jenis yang cukup terkenal adalah opak berbahan singkong. Makanan ini banyak berkembang di daerah Jawa Barat dan menjadi bagian dari kuliner tradisional masyarakat setempat. Singkong yang telah diolah kemudian dibumbui, dibentuk tipis, dijemur hingga kering, lalu digoreng atau dibakar sampai menghasilkan tekstur yang renyah.

Kemunculan opak tidak dapat dilepaskan dari kebiasaan masyarakat Indonesia dalam mengolah hasil pertanian menjadi makanan yang lebih awet. Pada masa lalu, bahan pangan seperti singkong dan beras merupakan bahan yang mudah ditemukan di lingkungan masyarakat. Mengolahnya menjadi makanan kering menjadi salah satu cara agar bahan pangan dapat disimpan dan dikonsumsi dalam waktu lebih lama.

Nama dan bentuk opak juga dapat berbeda dari satu daerah ke daerah lainnya. Karena itu, tidak ada satu resep tunggal yang dapat mewakili seluruh jenis opak di Indonesia. Setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri, baik dari bahan, bumbu, bentuk, maupun cara memasaknya.

Dalam perkembangannya, opak tidak hanya hadir dalam bentuk tradisional. Kini berbagai produsen membuat opak dengan beragam rasa, mulai dari gurih, pedas, hingga varian modern yang disesuaikan dengan selera konsumen.

Keberadaan opak menjadi salah satu bukti bahwa kuliner tradisional Indonesia berkembang dari kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di lingkungan mereka. Meski zaman terus berubah dan banyak camilan modern bermunculan, opak tetap memiliki tempat tersendiri sebagai makanan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Dengan cita rasa sederhana dan proses pembuatan yang khas, opak bukan sekadar kerupuk atau camilan. Makanan ini juga menjadi bagian dari kekayaan kuliner daerah yang menarik untuk terus dikenalkan dan dilestarikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....