Cara Membedakan Tahu Layak dan Tidak Layak Konsumsi

  • 27 Agt 2026 14:39 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID,Gunungsitoli - Tahu merupakan makanan berbahan dasar kedelai yang diolah melalui proses penggumpalan sari kedelai. Tahu memiliki tekstur lembut, rasa yang cenderung netral, serta mengandung protein sehingga sering digunakan sebagai salah satu pilihan lauk dalam menu sehari-hari.

Tahu segar biasanya memiliki warna dan aroma yang normal, tekstur yang cukup padat dan lembut, serta permukaan yang tidak berlendir. Tahu segar juga tidak menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan jamur atau perubahan yang mencurigakan.

Sementara itu, tahu tak layak konsumsi dapat ditandai dengan bau asam atau menyengat, permukaan berlendir, perubahan warna, tekstur yang berubah menjadi sangat lembek, atau munculnya jamur. Jika tahu menunjukkan tanda-tanda tersebut, sebaiknya tidak dikonsumsi meskipun sudah dimasak.

Agar tahu tetap layak diolah, simpan dalam wadah bersih dan tertutup di dalam kulkas. Jika tahu direndam dalam air, ganti air secara rutin dan pastikan tahu tidak berbau asam menyengat, berlendir, berubah warna, atau teksturnya menjadi tidak normal. Jika sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan, sebaiknya tidak dikonsumsi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....