Menikmati Enaknya Hidangan Lehedalö Nifange

  • 19 Agt 2026 15:09 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID,Gunungsitoli - Lehedalö atau sering disebut Lehedalö Nifange adalah makanan tradisional khas dari Pulau Nias, Sumatera Utara. Hidangan ini berupa olahan daun talas muda yang dimasak dengan bumbu dan santan kental mirip seperti rendang sehingga sering dijuluki sebagai "rendang daun talas Nias". Dimasak mirip dengan teknik membuat rendang daging pada umumnya.

Kuliner unik ini menjadi salah satu warisan budaya kuliner masyarakat Nias yang menawarkan cita rasa gurih dan autentik. Hidangan vegetarian autentik dari Pulau Nias ini memiliki tekstur lembut menyerupai daging rendang basah atau kering sesuai selera. Biasanya dimakan bersama nasi hangat.

Di Nias, masakan ini sering dijumpai sebagai menu wajib yang melengkapi talam hidangan dalam acara adat atau hajatan besar seperti pesta pernikahan. Karena murni berbasis sayuran, hidangan ini sering menjadi alternatif rendang bagi para vegetarian yang berkunjung ke Nias seperti dirilis laman mojok.co

Cara membuat Lehedalö Nifange (rendang daun talas khas Nias) yang enak, nikmat dan bebas gatal terletak pada pemilihan daun talas muda, teknik pengolahan awal daun dan pematangan perlahan dengan api kecil serta penggunaan kelapa sangrai. Hidangan tradisional ini memiliki tekstur super lembut dengan bumbu meresap hitam layaknya rendang daging seperti dirilis laman merahputih.com

Berikut langkah memasak Lehedalö Nifange:

Rahasia agar Nikmat dan Tidak Gatal

  • Pilih Daun Muda: Gunakan daun talas yang masih muda (biasanya yang belum membuka sempurna) karena teksturnya lebih lembut dan kadar kalsium oksalat (pemicu gatal) lebih rendah.

  • Teknik Penggulungan dan Perebusan: Cuci bersih, gulung daun talas, lalu rebus sebentar dalam air mendidih, dapat juga diberi sejumput garam untuk meluruhkan zat pemicu gatal sebelum dicampur bumbu. Proses ini meluruhkan kalsium oksalat pemicu gatal.

  • Kunci Gurih Kelapa Sangrai: Selain menggunakan santan, wajib menambahkan kelapa parut yang sudah disangrai (kelapa gongseng) untuk memberikan aroma harum yang pekat dan tekstur khas rendang.

  • Gunakan Asam Kandis: Penambahan asam kandis di akhir proses memasak berfungsi menyeimbangkan rasa sekaligus menetralkan sisa rasa gatal dari daun talas.

Bahan-Bahan Utama

  • Bahan Dasar: Daun talas muda (digulung dan direbus), santan kelapa dan kelapa sangrai secukupnya.

  • Bumbu utama: bawang merah, bawang putih, cabai merah, jahe, kunyit, lengkuas dan kemiri. Penyedap: Garam, penyedap rasa dan asam kandis. Dilansir mojok.co

Langkah Memasak

  • Olah Daun: Gulung daun talas, cuci bersih lalu rebus sebentar hingga layu kemudian tiriskan.

  • Tumis Bumbu: Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak hingga matang dan mengeluarkan aroma harum. Tambahkan bumbu aromatik penting seperti daun jeruk purut yang dibuang tulang daunnya agar aromanya keluar sempurna.

  • Masukan Kelapa dan Santan: Masukkan kelapa sangrai dan tuang santan kental segar ke dalam tumisan bumbu, aduk rata agar santan tidak pecah sebagaimana dilansir mojok.co.

  • Masak Daun Talas: Masukkan daun talas yang sudah direbus. Tambahkan garam dan penyedap rasa.

  • Gunakan Api Kecil: Kecilkan api dan masak perlahan (slow cooking). Biarkan bumbu meresap total dan santan menyusut. Dimasak lebih lama hingga kering kehitaman.
  • Finishing: Saat kuah mulai menyusut dan bumbu meresap, masukkan asam kandis.

  • Sajikan sesuai selera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....