Mengenal De Quervain Syndrome, Nyeri di Pergelangan Tangan
- 07 Okt 2026 10:48 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Pernah ngerasa nyeri tajam di pergelangan tangan sisi ibu jari? Sakitnya terasa saat mengangkat anak, memeras kain, buka tutup botol, atau bahkan saat scroll HP? Kalau iya, itu bisa jadi De Quervain Syndrome. Bukan keseleo biasa.
Apa Itu De Quervain Syndrome?
Di pergelangan tangan sisi ibu jari, ada 2 tendon (urat penggerak) yang lewat di dalam selubung / terowongan kecil.
Kalau Anda sering melakukan gerakan ibu jari berulang-ulang, selubung itu jadi bengkak dan meradang. Terowongan jadi sempit, tendon jadi terjepit. Gesekan itu yang menimbulkan nyeri.
Nama lainnya: tenosinovitis De Quervain.
Siapa yang Paling Sering Kena?
- Ibu dengan bayi / menggendong anak: Karena posisi mengangkat bayi dengan pergelangan menekuk dan ibu jari meregang terus-menerus. Ini yang paling sering.
- Pekerja admin / kuli / tukang: Yang banyak pakai gerakan pergelangan berulang - mengetik mouse, memutar obeng, mengangkat beban.
- Pengguna HP berlebihan: Scroll, ngetik dengan ibu jari dalam posisi menahan HP lama.
- Usia 30-50 tahun, terutama wanita. Perubahan hormon juga berpengaruh.
Gejalanya Seperti Apa?
- Nyeri di pangkal ibu jari, tepat di pergelangan tangan sisi luar
- Nyeri bertambah saat menggenggam, mengepalkan tangan, atau memutar pergelangan
- Bengkak ringan di area tersebut
- Terasa "ngeklik" atau tersendat saat menggerakkan ibu jari
- Kalau ditekan, nyeri
Tes sederhana di rumah - Finkelstein Test:
Kepalkan tangan dengan ibu jari di dalam kepalan, lalu miringkan pergelangan ke arah kelingking (arah jari kelingking). Jika nyeri tajam muncul di sisi ibu jari, itu tanda mengarah ke De Quervain.
Tes ini hanya indikasi awal, bukan diagnosis pasti. Untuk diagnosis tetap perlu pemeriksaan dokter.

Apa Penyebabnya?
- Gerakan repetitif ibu jari dan pergelangan
- Mengangkat beban berat dengan posisi pergelangan yang salah
- Cedera langsung di area pergelangan
- Radang sendi seperti rheumatoid arthritis juga bisa memicu
Bukan karena asam urat, bukan karena kekurangan kalsium.
Apa yang Bisa Dilakukan di Rumah? (Penanganan Awal)
Jika nyerinya baru dan ringan:
- Istirahatkan (Rest)
Ini yang paling penting. Hindari gerakan pencetus: mengangkat beban dengan satu tangan, gendong anak dengan tumpuan di pergelangan, main HP lama dengan satu tangan. - Kompres Dingin
Kompres area nyeri dengan es yang dibalut kain 15 menit, 2-3x sehari untuk mengurangi bengkak. - Gunakan Behel / Wrist Brace
Pakai deker khusus yang ada penyangga ibu jarinya (thumb spica splint). Tujuannya menjaga tendon tetap istirahat. Bisa dipakai terutama saat tidur atau saat harus beraktivitas. - Obat Anti Nyeri Bebas
Obat anti-peradangan seperti ibuprofen bisa membantu mengurangi nyeri dan bengkak untuk sementara. Gunakan sesuai dosis di kemasan. - Ubah Cara Mengangkat
Saat mengangkat bayi, jangan tumpu di pergelangan. Gunakan kedua lengan dan peluk bayi ke dada. Saat mengangkat panci / ember, usahakan telapak tangan menghadap ke atas.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasi ke dokter atau dokter ortopedi / rehabilitasi medik jika:
- Nyeri tidak membaik setelah 1-2 minggu istirahat
- Nyeri sangat hebat sampai tidak bisa menggerakkan ibu jari
- Bengkak makin besar atau demam
- Mati rasa di ibu jari
- Mengganggu pekerjaan dan tidur
Di fasilitas kesehatan, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin menyarankan fisioterapi, suntikan kortikosteroid untuk mengurangi peradangan, atau pada kasus yang berat dan tidak membaik, tindakan operasi kecil untuk membuka selubung tendon.
Jangan memijat keras atau diurut dengan paksa di area yang nyeri tajam, karena bisa memperburuk peradangan.
Pencegahan Biar Tidak Kambuh Lagi
- Hindari gerakan memutar dan mengepal berulang dalam waktu lama, selingi istirahat
- Saat mengetik / pakai mouse, posisi pergelangan netral, jangan menekuk
- Gunakan kedua tangan saat membawa barang berat
- Lakukan peregangan ringan pergelangan dan ibu jari setiap 1-2 jam kerja
- Perkuat otot dengan latihan yang dianjurkan fisioterapis setelah nyeri mereda
De Quervain bukan penyakit berbahaya, tapi sangat mengganggu aktivitas harian, terutama untuk ibu yang harus mengurus anak.
Kenali gejalanya lebih awal, istirahatkan, dan jangan dipaksa.
Jika Anda merasakan gejala di atas, bicarakan dengan tenaga kesehatan profesional untuk penanganan yang paling sesuai untuk kondisi Anda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....