Fenomena Night Run: Lari Malam Makin Populer di Kalangan Pekerja Kantoran
- 30 Sep 2026 15:00 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Aktivitas lari pada malam hari atau night run semakin terlihat sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan. Kegiatan ini tidak hanya dilakukan oleh pelari profesional, tetapi juga oleh pekerja kantoran dan anggota komunitas yang mencari waktu berolahraga setelah menyelesaikan aktivitas sehari-hari.
Dilansir dari ANTARA News, Fenomena tersebut terlihat dari semakin banyaknya kegiatan lari malam yang diselenggarakan di berbagai daerah. Pada September 2026, misalnya, CIBIS Night Run 2026 di Jakarta diikuti lebih dari 300 peserta yang berasal dari kalangan pekerja perkantoran dan masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut menempuh jarak lima kilometer dan juga dikaitkan dengan kegiatan sosial.
Besarnya kegiatan lari malam juga terlihat dari penyelenggaraan Mandalika KORPRI Fun Night Run 2025. Acara yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, tersebut diikuti sekitar 7.500 peserta. KORPRI menyebut kegiatan itu tidak hanya menjadi aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi sarana interaksi dan kebersamaan.
Mengapa Lari Malam Diminati?
Salah satu alasan night run menarik bagi pekerja kantoran adalah persoalan waktu. Aktivitas pekerjaan umumnya berlangsung pada pagi hingga sore atau malam awal, sehingga sebagian orang baru memiliki waktu luang setelah pekerjaan selesai. Lari malam memberikan alternatif bagi mereka yang sulit berolahraga pada pagi hari.
Selain faktor waktu, suasana malam juga menjadi daya tarik tersendiri. Event night run sering dikemas dengan pencahayaan, musik, hiburan, dan aktivitas komunitas sehingga olahraga terasa lebih bersifat sosial. Media Suara.com mencatat bahwa kegiatan night run semakin berkembang sebagai wadah gaya hidup sehat dan kebersamaan komunitas. Kondisi tersebut sejalan dengan rekomendasi aktivitas fisik bagi orang dewasa. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebut orang dewasa membutuhkan setidaknya 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang setiap minggu, atau 75 menit aktivitas intensitas tinggi. Lari atau jogging termasuk aktivitas aerobik yang dapat dihitung dalam pemenuhan kebutuhan tersebut.
Dengan demikian, waktu pelaksanaan olahraga sebenarnya dapat disesuaikan dengan rutinitas masing-masing. Bagi pekerja yang lebih memiliki waktu luang pada malam hari, lari malam dapat menjadi salah satu pilihan untuk tetap aktif. Meskipun memiliki daya tarik, lari malam membutuhkan perhatian lebih terhadap keselamatan. Kondisi pencahayaan yang lebih rendah dapat membuat pelari lebih sulit terlihat oleh pengendara maupun pengguna jalan lainnya. Road Runners Club of America (RRCA) menyarankan pelari yang beraktivitas dalam kondisi gelap untuk menggunakan pakaian atau perlengkapan reflektif, menghindari area yang tidak memiliki pencahayaan memadai, serta tidak berlari di tengah jalan. Pelari juga disarankan menggunakan trotoar jika tersedia, memperhatikan lalu lintas, dan membawa telepon seluler.
| Baca juga: Utang Tidur Jadi Gaya Hidup Anak Muda |
Fenomena night run memperlihatkan perubahan cara masyarakat perkotaan menjalankan aktivitas olahraga. Lari yang sebelumnya lebih sering dipandang sebagai kegiatan individu kini berkembang menjadi kegiatan komunitas yang menggabungkan olahraga, interaksi sosial, hiburan, dan dalam beberapa acara bahkan kegiatan sosial.
Di sisi lain, popularitas night run juga menunjukkan bahwa fasilitas dan keamanan ruang publik pada malam hari menjadi faktor penting. Agar tren ini dapat berkembang secara positif, penyelenggara dan peserta perlu memperhatikan pencahayaan, pengaturan lalu lintas, fasilitas kesehatan, serta kondisi rute.
Dengan meningkatnya kegiatan lari malam dan keterlibatan komunitas, night run berpotensi menjadi salah satu pilihan aktivitas fisik bagi masyarakat yang memiliki jadwal padat pada siang hari. Namun, manfaat olahraga tersebut perlu berjalan bersama dengan kesadaran terhadap keselamatan agar aktivitas lari malam dapat dilakukan secara nyaman dan bertanggung jawab
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....