Bahaya Tren Tambal Gigi Sendiri di Rumah, Kenali Dampak dan Risikonya
- 29 Sep 2026 10:23 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Mengapa Tambal Gigi Tidak Sebaiknya Dilakukan Sendiri? Gigi berlubang atau karies dapat memiliki tingkat kerusakan yang berbeda. Lubang yang terlihat dari luar belum tentu menggambarkan kondisi bagian dalam gigi. Karies yang sudah mencapai lapisan gigi lebih dalam bahkan dapat mendekati atau mengenai jaringan saraf.
Karena itu, menutup lubang gigi dengan bahan tambal tanpa membersihkan jaringan yang mengalami kerusakan dapat membuat masalah tetap berkembang di bawah tambalan.
Selain itu, dokter gigi perlu melakukan pemeriksaan untuk menentukan apakah gigi cukup ditangani dengan penambalan, membutuhkan perawatan saluran akar, atau memerlukan tindakan lain. Pada kondisi tertentu, pemeriksaan penunjang seperti foto rontgen juga dapat diperlukan.
di lansir dari Hermina Hospitals Risiko , ini sejumlah resiko jika menambal Gigi Sendiri di Rumah
1. Kerusakan gigi dapat semakin dalam
Menutup lubang bukan berarti penyebab kerusakan gigi sudah teratasi. Jika jaringan yang terinfeksi atau mengalami karies masih tertinggal, proses kerusakan dapat terus berlangsung.
Akibatnya, pasien mungkin kembali mengalami nyeri, gigi sensitif, atau bahkan membutuhkan perawatan yang lebih kompleks.
2. Risiko iritasi pada gusi
Bahan tambal yang dipasang tidak tepat dapat mengenai atau menekan jaringan gusi. Selain menyebabkan rasa tidak nyaman, penempatan bahan yang tidak sesuai juga dapat menyulitkan pembersihan gigi dan membuat sisa makanan lebih mudah menumpuk di sekitar area tersebut.
3. Tambalan dapat mudah lepas
Penambalan gigi membutuhkan teknik, pemilihan bahan, serta kondisi permukaan gigi yang sesuai. Jika dilakukan tanpa pengetahuan dan peralatan yang memadai, tambalan dapat tidak melekat dengan baik, pecah, atau terlepas saat digunakan untuk mengunyah.
Bahan restorasi gigi sendiri memiliki berbagai jenis dan penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi gigi, lokasi serta ukuran kerusakan.
4. Dapat menunda penanganan yang sebenarnya diperlukan
Salah satu bahaya terbesar dari tambal gigi sendiri adalah munculnya rasa “sudah sembuh” karena lubang tertutup. Padahal, masalah di dalam gigi mungkin masih berlangsung.
Penundaan pemeriksaan dapat menyebabkan kondisi yang awalnya sederhana berkembang menjadi lebih berat dan membutuhkan perawatan lebih lanjut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....