Jangan Masak Daun Kelor Terlalu Lama, Ini Risiko yang Perlu Diketahui
- 16 Sep 2026 08:37 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Daun kelor dikenal sebagai salah satu sayuran yang kaya akan berbagai zat gizi. Daun yang sering diolah menjadi sayur bening ini mengandung vitamin, mineral, protein, serta senyawa antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.
Namun, tahukah Anda bahwa cara memasak juga dapat memengaruhi kandungan nutrisi di dalam daun kelor? Memasak daun kelor terlalu lama, terutama dengan suhu tinggi dan banyak air, berpotensi membuat sebagian zat gizinya berkurang.
Salah satu nutrisi yang cukup sensitif terhadap panas adalah vitamin C. Penelitian mengenai daun kelor menunjukkan bahwa proses pemasakan dapat menurunkan kandungan vitamin C dan beta-karoten. Semakin lama dan intens proses pemanasan, kehilangan beberapa nutrisi dapat semakin besar.
Selain vitamin C, sebagian mineral dan komponen gizi lainnya juga dapat mengalami perubahan selama proses pemasakan. Penelitian pada daun kelor yang dimasak menunjukkan adanya penurunan sejumlah mineral, termasuk magnesium, kalium, fosfor, dan seng. Meski demikian, daun kelor yang sudah dimasak tetap mempertahankan banyak kandungan gizinya.
Menariknya, memasak daun kelor bukan berarti selalu buruk. Proses pemanasan justru dapat membuat protein di dalam daun lebih mudah dicerna. Karena itu, yang perlu diperhatikan bukan menghindari proses memasak sama sekali, melainkan memilih cara memasak yang tidak berlebihan.
Agar kandungan gizinya lebih terjaga, daun kelor sebaiknya dimasak dalam waktu yang relatif singkat. Jika dibuat sayur bening, daun kelor dapat dimasukkan menjelang akhir proses memasak sehingga tidak terlalu lama terkena panas.
Penggunaan air yang tidak berlebihan juga dapat membantu mengurangi kehilangan vitamin yang larut dalam air. Jika daun kelor dimasak bersama kuahnya, sebagian zat gizi yang berpindah ke air rebusan tetap dapat dikonsumsi bersama kuah tersebut.
Jadi, daun kelor tetap boleh dimasak dan dikonsumsi. Yang perlu dihindari adalah memasaknya terlalu lama hingga daun menjadi sangat layu dan kehilangan warna hijaunya. Memasak secukupnya menjadi pilihan yang lebih baik agar manfaat nutrisi daun kelor tetap optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....