Efek Terlalu Sering Menggunakan Cotton Bud Membersihkan Telinga

  • 14 Sep 2026 18:56 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Cotton bud sering digunakan untuk membersihkan telinga karena dianggap praktis dan mampu mengangkat kotoran. Namun, penggunaan cotton bud yang terlalu sering atau memasukkannya terlalu dalam justru dapat menimbulkan berbagai masalah pada telinga.

Salah satu efek yang paling sering terjadi adalah kotoran telinga justru terdorong semakin dalam. Alih-alih mengeluarkan kotoran, ujung cotton bud dapat mendorong serumen mendekati gendang telinga sehingga menumpuk dan berpotensi menyebabkan telinga terasa tersumbat atau pendengaran berkurang.

Penggunaan cotton bud terlalu dalam juga dapat melukai kulit saluran telinga. Luka kecil tersebut bisa menyebabkan iritasi, nyeri, bahkan meningkatkan risiko infeksi pada telinga. Selain itu, jika cotton bud didorong terlalu kuat atau tiba-tiba terkena benturan, gendang telinga juga dapat mengalami cedera.

Sebenarnya, telinga memiliki mekanisme alami untuk mengeluarkan kotorannya secara perlahan. Serumen atau kotoran telinga juga memiliki fungsi melindungi saluran telinga dari debu, kuman, dan kekeringan. Karena itu, telinga tidak perlu dibersihkan sampai benar-benar tanpa serumen.

Jika ingin membersihkan bagian luar telinga, cukup gunakan kain atau handuk bersih dan hindari memasukkan cotton bud ke dalam lubang telinga. Apabila telinga terasa tersumbat, nyeri, berdenging, mengeluarkan cairan, atau pendengaran menurun, sebaiknya periksakan ke tenaga kesehatan daripada mencoba mengorek telinga sendiri.

cotton bud sebaiknya tidak digunakan untuk mengorek bagian dalam telinga. Kebiasaan tersebut dapat mendorong kotoran semakin dalam dan meningkatkan risiko iritasi maupun cedera pada telinga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....