Mengapa Getah Keladi Menyebabkan Gatal pada Kulit?

  • 14 Sep 2026 16:07 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Keladi merupakan salah satu tanaman yang cukup sering dijumpai di sekitar rumah maupun kebun. Namun, saat bagian batang atau daunnya dipotong, tanaman ini dapat mengeluarkan getah yang menyebabkan rasa gatal, perih, atau seperti terbakar ketika mengenai kulit. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Rasa gatal pada kulit setelah terkena getah keladi terutama disebabkan oleh adanya kristal kalsium oksalat berbentuk jarum yang dikenal sebagai raphides. Kristal tersebut terdapat pada jaringan tanaman dan dapat keluar ketika daun atau batang keladi dipotong, diremas, atau rusak.

Ketika getah keladi mengenai kulit, kristal-kristal kecil tersebut dapat menembus atau mengiritasi lapisan permukaan kulit. Akibatnya, tubuh memberikan respons berupa rasa gatal, perih, kemerahan, dan terkadang muncul sensasi seperti terbakar. Tingkat reaksinya dapat berbeda pada setiap orang, tergantung jumlah getah yang mengenai kulit dan tingkat sensitivitas kulit.

Bukan hanya kulit, getah atau bagian tanaman keladi juga perlu dijauhkan dari mata dan mulut. Jika terkena mata, iritasi dapat terasa lebih kuat. Sementara jika bagian tanaman tertentu tertelan, kristal kalsium oksalat dapat menyebabkan rasa terbakar dan nyeri pada mulut serta tenggorokan.

Jika kulit tidak sengaja terkena getah keladi, segera cuci bagian yang terkena dengan air mengalir dan sabun. Hindari menggosok atau menggaruk kulit karena dapat memperparah iritasi. Setelah dicuci, kulit dapat dibiarkan bersih dan tidak tertutup rapat.

Untuk mencegahnya, sebaiknya gunakan sarung tangan ketika memotong, membersihkan, atau menangani tanaman keladi. Jika rasa sakit atau iritasi sangat berat, terjadi pembengkakan, atau getah mengenai mata atau tertelan, sebaiknya segera mendapatkan pertolongan medis.

Jadi, rasa gatal akibat getah keladi bukan sekadar karena getahnya bersifat “tajam”, melainkan terutama karena adanya kristal kalsium oksalat yang dapat mengiritasi kulit. Karena itu, keladi sebaiknya ditangani dengan hati-hati, terutama saat bagian tanamannya dipotong atau rusak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....