Mengapa Sebagian Orang Alergi terhadap Udang?
- 14 Sep 2026 16:08 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Udang merupakan salah satu makanan laut yang banyak digemari karena rasanya lezat dan mengandung protein. Namun, pada sebagian orang, mengonsumsi udang justru dapat menimbulkan reaksi alergi. Kondisi ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh menganggap protein tertentu yang terdapat dalam udang sebagai zat berbahaya.
Salah satu protein udang yang sering memicu alergi adalah tropomiosin. Ketika seseorang yang memiliki alergi udang mengonsumsinya, sistem kekebalan tubuh dapat menghasilkan antibodi yang disebut imunoglobulin E (IgE). Antibodi tersebut kemudian memicu pelepasan zat seperti histamin sehingga muncul berbagai gejala alergi.
Gejala alergi udang dapat berbeda-beda pada setiap orang. Beberapa orang mengalami gatal-gatal, kemerahan atau bentol pada kulit, bibir dan wajah membengkak, kesemutan di mulut, mual, muntah, sakit perut, atau diare. Pada reaksi yang lebih berat, seseorang dapat mengalami kesulitan bernapas, tenggorokan terasa menyempit, pusing, hingga penurunan tekanan darah. Reaksi alergi berat seperti ini disebut anafilaksis dan membutuhkan pertolongan medis segera.
Alergi udang juga tidak selalu berarti seseorang pasti alergi terhadap semua makanan laut. Ada orang yang hanya mengalami reaksi terhadap udang, sementara yang lain dapat sensitif terhadap kelompok kerang-kerangan seperti kepiting atau lobster. Karena itu, pemeriksaan oleh dokter dapat membantu mengetahui makanan apa saja yang menjadi pemicu.
Seseorang yang sudah mengetahui dirinya alergi terhadap udang sebaiknya menghindari konsumsi udang dan berhati-hati terhadap makanan yang mungkin mengandung bahan atau olahan udang. Jika setelah makan udang muncul sesak napas, pembengkakan pada tenggorokan, pingsan, atau gejala berat lainnya, segera cari pertolongan medis.
Pada dasarnya, alergi udang bukan karena udang tersebut “beracun”, tetapi karena sistem kekebalan tubuh seseorang bereaksi berlebihan terhadap protein tertentu dalam udang. Mengenali gejala dan menghindari makanan pemicu merupakan langkah penting untuk mencegah reaksi alergi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....