Bahaya Suara Keras Terhadap Telinga

  • 20 Agt 2026 08:25 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Salah satu dampak paling buruk akibat mendengar suara terlalu keras adalah penyakit telinga berupa gangguan pendengaran secara permanen. Sayangnya, kondisi ini tidak bisa diperbaiki lagi.Pendengaran Anda bisa rusak karena suara keras dalam waktu singkat, seperti ledakan, atau yang terus-menerus Anda dengar. Telinga Anda adalah organ yang sangat peka. Pada saat mendengarkan, kebisingan yang memasuki telinga Anda membuat gendang telinga bergetar. Getaran tersebut dapat mencapai koklea (rumah siput). Pendengaran yang rusak terjadi akibat sel-sel rambut di sekitar koklea hancur. Umumnya, kondisi tersebut disebabkan oleh terlalu lamanya mendengarkan kebisingan.

Dikutip dari HalloSehat, gejala gangguan pendengar akibat mendengarkan suara terlalu keras diantaranya Saat anda berbicara, anda harus meningkatkan volume suara anda agar terdengar, anda tidak dapat mendengar suara orang yang berada satu meter dari anda, anda tidak dapat mendengar, atau kebisingan di kuping terdengar teredam setelah anda meninggalkan ruangan yang bising, Saat anda sedang mendengarkan lagu menggunakan headphone atau earphone, orang lain di dekat anda dapat mendengar bunyi musik yang Anda dengar, Telinga anda terasa sakit atau berdenging (tinnitus) setelah Anda mendengar kebisingan.

Adapun cara melindungi telinga dari suara keras yakni Saat Anda mendengar kebisingan (bagi Anda yang bekerja di tempat bising, menonton konser, menggunakan hair-dryer, atau sering berada di jalanan yang bising), sebaiknya gunakan penutup telinga atau earplug, Penutup atau penyumbat telinga dapat mengurangi kebisingan sebesar 15—30 dB bila digunakan dengan baik, Hal ini tergantung dari bahan pembuatnya dan kesesuaiannya dengan ukuran telinga Anda.

Bunyi yang dapat didengar oleh manusia adalah kurang dari 140 desibel. Sementara itu, MP3 Player atau ponsel Anda bisa memproduksi bunyi sampai 120 desibel. Tingkatan tersebut setara dengan konser musik yang sudah cukup membuat telinga sakit. Nah, pemakaian headset dengan volume setinggi itu bisa merusak pendengaran Anda hanya dalam 15 menit. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk tidak menaikkan volume headset lebih dari 60% batas maksimal.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....