Posisi Duduk yang Benar Kurangi Risiko Nyeri
- 31 Jul 2026 18:23 WIB
- Gunung Sitoli
RRI. CO.ID, Gunungsitoli – Kebiasaan duduk dalam waktu yang lama dengan posisi yang kurang tepat dapat meningkatkan risiko nyeri pada leher, bahu, punggung, hingga pinggang. Di era digital, ketika banyak aktivitas dilakukan di depan komputer maupun telepon genggam, penerapan posisi duduk yang benar menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan sistem otot dan tulang.
Posisi duduk yang baik dapat dimulai dengan menjaga punggung tetap tegak dan tersandar pada sandaran kursi, kedua telapak kaki menapak rata di lantai, serta lutut membentuk sudut sekitar 90 derajat. Layar komputer sebaiknya sejajar dengan pandangan mata agar leher tidak terlalu menunduk atau mendongak, sementara siku diletakkan dalam posisi nyaman saat mengetik atau menggunakan perangkat kerja.
Ahli saraf dan penulis, , dalam bukunya 8 Steps to a Pain-Free Back menjelaskan bahwa postur tubuh yang baik membantu menjaga posisi alami tulang belakang sehingga mengurangi tekanan berlebih pada otot, sendi, dan jaringan di sekitarnya. Menurutnya, kebiasaan memperbaiki postur dalam aktivitas sehari-hari dapat membantu mencegah berbagai keluhan nyeri punggung.
Selain memperhatikan posisi duduk, masyarakat juga dianjurkan untuk tidak duduk terus-menerus dalam waktu lama. Berdiri, melakukan peregangan ringan, atau berjalan selama beberapa menit setiap satu hingga dua jam dapat membantu melancarkan sirkulasi darah sekaligus mengurangi ketegangan otot akibat posisi yang statis.
Penerapan prinsip ergonomi juga penting, baik di lingkungan kerja maupun di rumah. Penggunaan meja dan kursi yang sesuai dengan postur tubuh serta penataan perangkat kerja yang ergonomis dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus mendukung produktivitas.
Dengan membiasakan posisi duduk yang benar dan tetap aktif bergerak, masyarakat diharapkan dapat mengurangi risiko nyeri otot dan gangguan pada tulang belakang. Langkah sederhana tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan tubuh di tengah meningkatnya aktivitas yang banyak dilakukan dalam posisi duduk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....