Kenali Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Asam Urat
- 27 Jul 2026 19:15 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Asam urat merupakan salah satu penyakit yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari akibat nyeri dan pembengkakan pada persendian. Selain menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan, penderita asam urat juga perlu memperhatikan pola makan agar kadar asam urat dalam tubuh tetap terkontrol.
Dilansir oleh Mayo Clinic, penderita asam urat dianjurkan mengonsumsi makanan yang rendah purin karena dapat membantu mengurangi penumpukan asam urat dalam tubuh. Purin merupakan zat alami yang terdapat di dalam tubuh dan sejumlah makanan. Saat purin dipecah, tubuh akan menghasilkan asam urat yang kemudian dikeluarkan melalui ginjal.
| Baca juga: Manfaat Buah Pepaya untuk Kesehatan |
Buah-buahan menjadi salah satu pilihan yang baik bagi penderita asam urat. Buah seperti ceri, apel, jeruk, pisang, dan semangka mengandung vitamin serta antioksidan yang dapat mendukung kesehatan tubuh. Selain itu, sayuran seperti brokoli, wortel, mentimun, tomat, dan selada juga dapat menjadi bagian dari menu harian karena umumnya rendah purin.
Sumber protein juga perlu diperhatikan. Penderita asam urat dapat memilih telur, tahu, tempe, serta susu rendah lemak atau yogurt sebagai alternatif protein yang lebih aman dibandingkan makanan tinggi purin. Konsumsi protein tetap diperlukan untuk memenuhi kebutuhan gizi, namun sebaiknya dilakukan dalam porsi yang seimbang.
| Baca juga: Nangka, Memelihara Kesehatan Kulit |
Selain memilih makanan yang tepat, memenuhi kebutuhan cairan tubuh juga penting. Minum air putih yang cukup dapat membantu ginjal membuang kelebihan asam urat melalui urine. Menjaga berat badan ideal dengan pola makan sehat dan rutin beraktivitas fisik juga menjadi langkah yang dapat membantu mengurangi risiko kekambuhan.
Di sisi lain, penderita asam urat disarankan membatasi konsumsi makanan yang tinggi purin, seperti jeroan, daging merah dalam jumlah berlebihan, serta beberapa jenis makanan laut, seperti sarden, teri, dan kerang. Minuman berpemanis tinggi dan minuman beralkohol juga sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah.
Pola makan yang sehat tidak dapat menggantikan pengobatan yang diberikan oleh dokter, namun dapat menjadi bagian penting dalam mengendalikan penyakit asam urat. Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan menerapkan pola hidup sehat serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami nyeri sendi yang berulang atau kadar asam urat sulit dikendalikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....