Bahaya Duduk Terlalu Lama bagi Kesehatan

  • 26 Jun 2026 05:56 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID,Gunungsitoli - Di era modern, banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam untuk duduk, baik saat bekerja, belajar, maupun bersantai. Meski terlihat sepele, kebiasaan duduk terlalu lama dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan jika dilakukan terus-menerus tanpa diimbangi aktivitas fisik.

Duduk dalam waktu yang lama dapat memperlambat sirkulasi darah. Akibatnya, risiko terjadinya pembekuan darah, terutama pada kaki, bisa meningkat. Selain itu, aliran darah yang kurang lancar juga dapat menyebabkan kaki terasa pegal, kesemutan, atau bengkak.

Kebiasaan duduk terlalu lama juga berhubungan dengan meningkatnya risiko obesitas. Saat tubuh minim bergerak, jumlah kalori yang dibakar menjadi lebih sedikit. Jika asupan kalori tetap tinggi, berat badan akan lebih mudah bertambah.

Selain itu, duduk terlalu lama dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Kurangnya aktivitas fisik dapat memengaruhi kemampuan tubuh mengatur kadar gula darah dan lemak, sehingga kesehatan jantung dan pembuluh darah dapat terganggu.

Masalah pada tulang dan otot juga sering terjadi akibat terlalu banyak duduk. Posisi duduk yang tidak benar dapat menyebabkan nyeri punggung, leher, dan bahu. Dalam jangka panjang, otot menjadi lebih lemah dan postur tubuh dapat memburuk.

Tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, duduk terlalu lama juga dapat memengaruhi kesehatan mental. Kurangnya aktivitas dan minimnya gerakan tubuh dikaitkan dengan peningkatan risiko stres, kecemasan, dan suasana hati yang kurang baik.

Untuk mengurangi risiko tersebut, usahakan berdiri dan bergerak setiap 30–60 menit sekali. Lakukan peregangan ringan, berjalan kaki sebentar, atau aktivitas fisik lainnya agar tubuh tetap aktif. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan mengurangi dampak buruk dari duduk terlalu lama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....