Tak Semua Lemak Sama, Lemak Viseral Perlu Diwaspadai
- 17 Jun 2026 13:19 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Tidak semua lemak dalam tubuh memiliki dampak yang sama terhadap kesehatan. Selain lemak yang berada di bawah kulit, terdapat lemak yang tersimpan jauh di dalam rongga perut dan mengelilingi organ-organ penting seperti hati, pankreas, dan usus. Jenis lemak ini dikenal sebagai lemak viseral (visceral fat).
Berbeda dengan lemak subkutan yang dapat terlihat dari luar, lemak viseral cenderung tersembunyi sehingga keberadaannya sering tidak disadari. Padahal, akumulasi lemak viseral yang berlebihan dapat memengaruhi proses metabolisme tubuh dan meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan.
Penelitian yang diterbitkan dalam e-CliniC Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi pada tahun 2025 menunjukkan adanya hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) dengan ketebalan lemak viseral pada remaja. Penelitian terhadap 87 responden tersebut menemukan bahwa semakin tinggi IMT, semakin besar pula ketebalan lemak viseral yang dimiliki seseorang.
Lemak viseral tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan energi, tetapi juga merupakan jaringan yang aktif secara metabolik. Apabila jumlahnya berlebihan, lemak ini dapat menghasilkan berbagai zat yang memicu peradangan kronis dan berkontribusi terhadap munculnya resistensi insulin, diabetes melitus tipe 2, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga stroke.
Penumpukan lemak viseral dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain pola makan tinggi kalori, kurangnya aktivitas fisik, kurang tidur, serta kebiasaan hidup sedentari. Menariknya, seseorang dengan berat badan yang tampak normal belum tentu terbebas dari penumpukan lemak viseral.
Karena itu, menjaga pola makan seimbang, memperbanyak aktivitas fisik, membatasi konsumsi gula dan makanan ultra-proses, serta mempertahankan berat badan ideal menjadi langkah penting untuk mengendalikan kadar lemak viseral dalam tubuh.
Dengan memahami bahwa tidak semua lemak memiliki dampak yang sama, masyarakat diharapkan tidak hanya berfokus pada angka timbangan semata, tetapi juga memperhatikan kesehatan metabolik secara menyeluruh. Sebab, lemak viseral yang tidak terlihat justru dapat menjadi ancaman tersembunyi bagi kesehatan dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....