Bakteri Helicobacter Pylori, Salah Satu Penyebab Sakit Maag
- 19 Apr 2026 12:01 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Bakteri Helicobacter pylori (H. pylori) adalah salah satu penyebab utama penyakit maag (gastritis) dan tukak lambung di seluruh dunia. Bakteri ini menghasilkan enzim urease untuk bertahan di asam lambung, lalu merusak lapisan mukosa yang melindungi lambung.
Infeksi Helicobacter pylori (H. pylori) adalah bakteri yang menginfeksi lapisan lambung, sering kali menyebabkan peradangan kronis (gastritis) dan tukak lambung. Bakteri ini menyebar melalui air liur, makanan atau air yang terkontaminasi. Umumnya tidak bergejala, namun bisa menyebabkan nyeri perut, kembung dan mual. Pengobatan melibatkan kombinasi antibiotik dan obat penurun asam lambung selama 10-14 hari. Bakteri ini unik karena mampu bertahan hidup di lingkungan lambung yang sangat asam. Infeksi Helicobacter pylori (H. pylori) menyerang lambung dan usus halus. Bakteri ini sangat umum dan sering kali sudah menjangkiti seseorang sejak masa kanak-kanak tanpa disadari.
Gejala Infeksi H. Pylori
Sebagian besar orang tidak mengalami gejala. Namun, gejala umum meliputi:
Nyeri perut yang perih atau panas, terutama saat lambung kosong.
Perut kembung.
Sering bersendawa.
Mual dan muntah.
Penurunan berat badan tanpa sebab.
Tanda serius: Feses berwarna gelap atau berdarah serta muntah darah.
Cara Penularan
Bakteri ini bersifat menular dan dapat menyebar melalui:
Kontak langsung: Air liur atau muntahan penderita.
Kontaminasi: Mengonsumsi makanan atau air yang tercemar oleh kotoran (feses) yang mengandung bakteri.
Faktor Risiko: Sanitasi yang buruk, lingkungan padat penduduk dan kurangnya akses ke air bersih meningkatkan risiko penularan.
Bahaya dan Komplikasi
Jika tidak diobati, infeksi kronis dapat merusak lapisan pelindung lambung dan memicu penyakit serius:
Gastritis : Peradangan kronis pada dinding lambung.
Tukak Lambung : Luka terbuka pada lambung atau usus halus.
Kanker Lambung : Infeksi (H. pylori) merupakan faktor risiko utama kanker lambung dan limfoma jaringan limfoid lambung.
Pencegahan
Langkah pencegahan utama meliputi mencuci tangan dengan sabun sebelum makan, mengonsumsi makanan yang dimasak matang, pastikan air minum bersih/matang dan hindari berbagi peralatan makan dengan orang lain sebagaimana dilansir halodoc
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....