Memahami Definisi Sakit Maag (Dispepsia)

  • 11 Apr 2026 13:38 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID.Gunungsitoli - Maag, yang dalam dunia medis dikenal sebagai dispepsia, sebenarnya bukanlah sebuah penyakit tunggal, melainkan kumpulan gejala yang menandakan adanya gangguan pada sistem pencernaan seperti peradangan (gastritis) atau luka khususnya lambung. Gejala maag mencakup rasa tidak nyaman atau nyeri di perut bagian atas (ulu hati), sensasi panas seperti terbakar, perut kembung, mual, serta cepat merasa kenyang saat makan. Kondisi ini sering kali dipicu oleh iritasi atau peradangan pada lapisan dinding lambung (gastritis) atau adanya luka terbuka (tukak lambung).

Gejala maag biasanya muncul akibat pola makan yang tidak teratur atau telat makan, konsumsi makanan pedas/asam secara berlebihan, stres, merokok dan konsumsi alkohol hingga infeksi bakteri seperti Helicobacter pylori dan juga penggunaan jangka panjang obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS/NSAID) sebagaimana dilansir laman alodokter.

Kondisi ini umum, bisa bersifat akut/kronis. Maag akut terjadi secara tiba-tiba dan dalam jangka waktu singkat sedangkan maag kronis terjadi secara perlahan dan berlangsung dalam jangka waktu lama atau sering kambuh.

Untuk penanganan dan pencegahan sakit maag diantaranya makan dengan jadwal teratur dan porsi kecil tapi sering, menghindari makanan/minuman pemicu (pedas, asam, kafein, alkohol), mengelola stres dengan meditasi atau yoga dan mengonsumsi obat antasida atau penurun asam lambung sesuai anjuran dokter. Segera hubungi dokter jika maag disertai muntah darah, BAB hitam atau penurunan berat badan drastis, seperti dikutip halodoc.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....