Rahasia Sehat Bawang Merah
- 30 Mar 2026 13:30 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID.Gunungsitoli - Bawang merah (Allium ascalonicum L./Allium cepa var. aggregatum) diyakini berasal dari wilayah Asia Tengah, khususnya Iran, Pakistan dan pegunungan sekitarnya serta wilayah Palestina, yang kemudian tersebar ke seluruh dunia termasuk Indonesia melalui jalur perdagangan. Tanaman ini telah dibudidayakan selama ribuan tahun, terutama di Mesir kuno, sedangkan bawang merah masuk ke negara Indonesia diperkirakan pada abad ke-19 sebagaimana dirilis laman Universitas Islam Riau.
Bawang merah (Allium cepa var. aggregatum) adalah tanaman bumbu dapur utama yang memiliki umbi berlapis dan aroma khas. Selain sebagai penyedap masakan, bawang merah dikenal luas karena manfaat kesehatan dan kemudahannya untuk dibudidayakan di rumah. Bawang merah sebagai bumbu dapur kaya nutrisi yang bermanfaat meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah dan mengontrol gula darah berkat kandungan sulfur, flavonoid, serta antioksidan seperti kuersetin. Bawang merah juga meningkatkan imunitas, mengatasi perut kembung dan mencegah kanker. Bawang merah juga mengandung nutrisi penting seperti vitamin C, serat, zat besi dan kalium, serta senyawa aktif yang berkhasiat menurunkan kolesterol dan memperlancar pernapasan. Kandungan ini bermanfaat sebagai antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, serta membantu menjaga kesehatan tulang. Bawang merah juga rendah kalori dan lemak. Bawang merah mentah memiliki kandungan gizi yang lebih maksimal, terutama untuk mengatasi peradangan dan mendukung kesehatan jantung, seperti dilansir laman Alodokter.
Agar khasiatnya tidak hilang, konsumsilah bawang merah dalam keadaan mentah, misalnya dalam sambal, salad atau acar. Memasak dengan cara digoreng terlalu lama dapat menghilangkan nutrisi penting di dalamnya sebagaimana dilansir laman hello sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....