Efek Samping Makan Jengkol Berlebihan yang Jarang Diketahui
- 27 Mar 2026 21:39 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Jengkol merupakan makanan yang cukup populer karena rasanya yang khas dan teksturnya yang unik. Meski banyak digemari, konsumsi jengkol yang terlalu sering ternyata bisa menimbulkan berbagai risiko bagi kesehatan. Hal ini disebabkan kandungan asam jengkolat yang dapat memengaruhi kerja ginjal dan saluran kemih jika masuk ke tubuh dalam jumlah berlebihan.
Sering mengonsumsi jengkol dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal. Asam jengkolat dapat membentuk kristal yang menumpuk di ginjal sehingga memicu nyeri pinggang, sulit buang air kecil, dan dalam kondisi tertentu dapat menyebabkan gangguan ginjal sementara. Kondisi ini lebih berisiko terjadi pada orang yang jarang minum air putih.
Selain itu, konsumsi jengkol berlebihan juga dapat menyebabkan nyeri saat buang air kecil. Kristal yang terbentuk bisa mengiritasi saluran kemih sehingga urine menjadi sedikit, terasa perih, bahkan kadang disertai warna lebih gelap dari biasanya. Pada beberapa orang, kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman yang cukup mengganggu aktivitas.
Jengkol juga dikenal dapat menimbulkan bau napas dan bau tubuh yang menyengat. Kandungan senyawa sulfur pada jengkol dapat bertahan lama dalam tubuh dan dikeluarkan melalui napas, keringat, serta urine. Jika dikonsumsi terlalu sering, bau tersebut bisa sulit dihilangkan meskipun sudah menjaga kebersihan.
Tidak hanya itu, terlalu sering makan jengkol juga dapat memicu gangguan pencernaan. Beberapa orang bisa mengalami perut kembung, mual, atau rasa tidak nyaman di perut setelah mengonsumsinya. Reaksi ini biasanya terjadi jika jengkol dimakan dalam jumlah banyak atau kurang matang.
Dalam kondisi tertentu, konsumsi jengkol berlebihan dapat menyebabkan keracunan jengkol atau yang sering disebut jengkolan. Gejalanya dapat berupa nyeri perut, nyeri pinggang, mual, muntah, hingga kesulitan buang air kecil. Karena itu, penting untuk membatasi konsumsi agar tidak berlebihan.
Agar tetap aman, jengkol sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar dan tidak terlalu sering. Memasak jengkol hingga matang serta memperbanyak minum air putih juga dapat membantu mengurangi risiko yang mungkin terjadi. Dengan cara tersebut, jengkol masih bisa dinikmati tanpa menimbulkan masalah kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....