Tanda Jantung Sudah Kasih Kode

  • 16 Feb 2026 12:39 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Penyumbatan pembuluh darah jantung dapat diibaratkan seperti jalan raya utama yang tiba-tiba tertutup hingga arus kendaraan berhenti total. Ketika kondisi ini terjadi di dalam tubuh, aliran darah dan oksigen ke otot jantung terhenti sehingga jaringan jantung mulai mengalami kerusakan. Situasi tersebut dikenal sebagai serangan jantung dan termasuk kondisi gawat darurat yang memerlukan penanganan segera.

Dokter Mayapada Hospital Surabaya, dr. Jeffrey D. Adipranoto, Sp.JP (K), FIHA, FESC, FSCAI, menjelaskan bahwa gejala serangan jantung kerap bervariasi dan tidak selalu disadari sejak awal.

Pada kasus serangan jantung, waktu menjadi faktor yang sangat menentukan. Semakin cepat sumbatan pembuluh darah jantung dibuka, semakin besar peluang jaringan jantung terselamatkan.

Masa ini dikenal sebagai golden period, yaitu fase krusial di jam-jam pertama serangan jantung.

Menyikapi kondisi tersebut, dr. Jeffrey menyampaikan bahwa terapi serangan jantung disesuaikan dengan kondisi pasien serta tingkat sumbatan pembuluh darah yang terjadi.

Selanjutnya, dokter dapat melakukan tindakan kateterisasi jantung untuk membuka kembali pembuluh darah yang tersumbat. Pada beberapa kasus sumbatan berat, prosedur bypass jantung atau Coronary Artery Bypass Graft (CABG) mungkin diperlukan.

Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa serangan jantung adalah kondisi serius yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.

Menanggapi gejala sejak awal tidak hanya penting untuk melindungi nyawa, tetapi juga untuk meminimalkan kerusakan jaringan jantung dan mengurangi risiko komplikasi jangka panjang.

Untuk mendukung penanganan kasus kegawatdaruratan jantung, Mayapada Hospital melalui Cardiovascular Center menyediakan Cardiac Emergency 24/7 didukung tim dokter spesialis dan subspesialis yang siaga secara on-site.

Penanganan darurat dapat dilakukan dengan menghubungi 150990 atau melalui tombol Emergency Call di aplikasi MyCare. Pada kasus serangan jantung, tindakan darurat dilakukan sesuai standar internasional, termasuk Primary PCI dengan target Door-to-Balloon kurang dari 90 menit.

Layanan ini terintegrasi dengan Chest Pain Unit, layanan preventif yang berperan dalam deteksi dini gangguan jantung secara cepat dan akurat, melalui kolaborasi tim multidisiplin.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....