Kepala SLB Yapsi Gunungsitoli Harap Anak Berkebutuhan Khusus Tidak Tertinggal

  • 05 Okt 2026 13:28 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Keberadaan Sekolah Luar Biasa (SLB) Yapsi Gunungsitoli diharapkan menjadi jawaban bagi orang tua di Kota Gunungsitoli yang memiliki anak berkebutuhan khusus agar tetap mendapatkan hak pendidikan yang layak.

Kepala SLB Yapsi Gunungsitoli, Herti Verawati Sitorus, S.Pd. mengatakan SLB adalah Sekolah swasta yang berdiri sejak 2017 ini hadir untuk melayani anak dengan hambatan autis, ADHD, tuna grahita, tuna daksa, hiperaktif, tuna rungu, dan kesulitan belajar dari jenjang TK hingga SMA Luar Bias.

Herti mengungkapkan, saat ini SLB Yapsi mengasuh 42 siswa dengan 8 guru honorer yayasan dan 6 rombel. Dengan keterbatasan fasilitas, sekolah terus berupaya membentuk siswa yang berkarakter, mandiri, dan mampu bersosialisasi di tengah masyarakat.

Ia menyampaikan dua harapan besar terkait keberlangsungan SLB tersebut. Pertama, harapan bagi pemerintah Provinsi agar memberikan perhatian yang sama kepada guru-guru SLB swasta agar di angkat menjadi PNS atau PPPK..

"Kami berharap guru swasta atau yayasan diberikan kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi PPPK seperti guru negeri. Kami juga mengabdi untuk anak-anak berkebutuhan khusus,"ujar, Herti.

Kedua, harapan kepada masyarakat agar tidak menyembunyikan anak berkebutuhan khusus di rumah dan segera memberikan akses pendidikan.

"Kami menghimbau kepada orang tua di Kota Gunungsitoli yang memiliki anak berkebutuhan khusus agar segera memberikan layanan pendidikan, karena fasilitas SLB sudah tersedia. Jangan biarkan anak tertinggal, mereka punya hak yang sama untuk mandiri," ujarnya.

Menurutnya, SLB Yapsi tidak hanya mengajarkan akademik sesuai kurikulum pemerintah, tetapi juga program Bina Diri dan life skill bagi jenjang SMP dan SMA sebagai bekal hidup setelah lulus.

Terkait pembiayaan, bagi siswa dari keluarga tidak mampu, pihak sekolah membebaskan biaya iuran bulanan. Dengan tujuan untuk membentuk siswa yang mandiri terlepas dari keterbatasan mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....