Waspadai Tautan Mencurigakan dalam SMS

  • 21 Agt 2026 15:20 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Pesan singkat atau SMS dari nomor tidak dikenal yang menyertakan tautan perlu diwaspadai. Di tengah meningkatnya aktivitas digital masyarakat, tautan mencurigakan dapat dimanfaatkan pelaku untuk mengarahkan pengguna ke situs palsu, mencuri data pribadi, atau menjalankan modus penipuan.

Pesan tersebut biasanya dibuat seolah-olah berasal dari layanan tertentu dan meminta penerima segera melakukan tindakan. Misalnya, memperbarui data akun, mendapatkan hadiah, melakukan pembayaran, atau mengonfirmasi informasi tertentu. Pengguna yang terburu-buru mengikuti instruksi dapat diarahkan ke halaman yang menyerupai situs resmi.

Dalam buku The Art of Deception: Controlling the Human Element of Security, pakar keamanan komputer Kevin Mitnick menjelaskan bahwa manipulasi terhadap manusia merupakan salah satu unsur penting dalam berbagai bentuk serangan keamanan informasi. Pelaku dapat memanfaatkan kepercayaan, rasa penasaran, atau kepanikan seseorang agar korban secara sukarela memberikan informasi yang seharusnya dirahasiakan.

Karena itu, masyarakat perlu memeriksa isi SMS sebelum mengambil tindakan. Pesan yang meminta kode OTP, kata sandi, nomor kartu, atau data pribadi lainnya harus diperlakukan dengan sangat hati-hati. Kode OTP juga tidak boleh diberikan kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas layanan.

Tautan dalam SMS juga sebaiknya tidak langsung diklik, terutama jika berasal dari nomor yang tidak dikenal atau menggunakan alamat yang tidak jelas. Jika pesan mengatasnamakan bank, perusahaan, atau layanan tertentu, pengguna dapat membuka aplikasi atau website resminya secara langsung untuk memeriksa informasi tersebut.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan fitur pemblokiran dan pelaporan spam pada perangkat telepon. Pesan mencurigakan sebaiknya tidak diteruskan kepada orang lain agar tidak semakin banyak pengguna yang menjadi sasaran.

Selain itu, pengguna perlu menghindari mengunduh aplikasi atau file dari tautan yang tidak jelas. Perangkat juga sebaiknya diperbarui secara berkala dan dilengkapi dengan sistem keamanan yang memadai.

Dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap SMS yang berisi tautan mencurigakan, masyarakat dapat mengurangi risiko menjadi korban penipuan digital. Kebiasaan memeriksa informasi sebelum mengklik tautan menjadi langkah sederhana untuk menjaga keamanan data pribadi di era digital.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....