Sejarah Awal Mulanya Dibuat Roket

  • 19 Apr 2026 10:49 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID.Gunungsitoli - Sejarah awal mula roket dimulai dari penemuan bubuk mesiu di Tiongkok pada abad ke-9, yang kemudian berkembang menjadi kembang api dan senjata militer (panah api) melawan Mongol pada abad ke-13.

Prinsip dasar roket ditemukan secara tidak sengaja oleh orang Tiongkok saat mereka mengisi tabung bambu dengan bubuk mesiu (campuran sendawa, belerang dan arang) untuk festival keagamaan. Pada masa Dinasti Tang (618–907 M), roket mulai digunakan sebagai kembang api dan alat perang. Tabung bambu berisi mesiu diikatkan pada anak panah dan diluncurkan dengan busur untuk menciptakan efek dorongan.

Pada tahun 1380 (Dinasti Ming), Tiongkok memproduksi peluncur roket pertama yang tercatat, yaitu "sarang tawon" yang bisa meluncurkan banyak panah api sekaligus. Teknologi ini terus berevolusi dan menyebar ke Eropa dan Asia pada abad-abad berikutnya dari alat perang kuno hingga menjadi roket modern berbahan bakar cair.

Roket mulai digunakan di Eropa untuk tujuan militer dalam pertempuran Chioggia pada tahun 1380. Kemudian, Kerajaan Joseon di Korea mengembangkan peluncur roket multi-laras bergerak yang sangat efisien untuk pertahanan pada tahun 1451. Selanjutnya pada tahun 1591 atau abad ke-16, Johann Schmidlap, pembuat kembang api asal Jerman, menciptakan roket dua tahap (multi-tahap) pertama untuk mencapai ketinggian lebih tinggi, sebagaimana dirilis laman science learning.

Teknologi roket kemudian berkembang pesat untuk keperluan antariksa dan militer selama abad ke-20, mengantarkan manusia ke bulan dan meluncurkan satelit ke orbit yang menjadi dasar teknologi penjelajahan luar angkasa.

Pada tahun 1903, Konstantin E. Tsiolkovsky dari Rusia menerbitkan risalah tentang teori penggunaan mesin roket untuk perjalanan luar angkasa.

Pada 16 Maret 1926, Robert H. Goddard meluncurkan roket berbahan bakar cair pertama di dunia. Meskipun hanya terbang selama 41 detik dan mencapai ketinggian 184 kaki, pencapaian ini dianggap sebagai kelahiran ilmu peroketan modern. Teknologi Goddard menjadi fondasi bagi pengembangan roket raksasa yang nantinya membawa manusia ke Bulan dan meluncurkan satelit, sebagaimana dilansir laman the conversation.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....