Dekranasda Dorong Kerajinan Ukir Kayu Naik Kelas
- 17 Sep 2026 08:37 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli — Kreativitas masyarakat dalam mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi terus mendapat perhatian Pemerintah Kota Gunungsitoli. Salah satunya melalui pengembangan kerajinan ukir kayu yang ditekuni oleh Feberianus Yaman Zebua, perajin asal Desa Lolomboli yang kini mengembangkan usahanya di Desa Fodo.
Hal tersebut terlihat saat Ketua Dekranasda Kota Gunungsitoli, Ny. Veny Sowa’a Laoli, bersama Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Ketenagakerjaan (Dagkopnaker) Kota Gunungsitoli, Dafril Hulu, S.E., melakukan peninjauan langsung ke tempat usaha kerajinan milik Feberianus, Rabu 16 September 2026.
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung proses dan hasil kerajinan sekaligus menggali potensi pengembangan usaha yang selama ini dijalankan Feberianus dengan mengandalkan keterampilan, ketekunan dan kreativitas.
Di tempat usahanya, Feberianus mengolah berbagai jenis kayu, seperti simalambuo, jati, mahoni dan jenis kayu lainnya, menjadi beragam produk kerajinan ukir. Melalui sentuhan tangan dan kreativitas, bahan baku kayu yang sebelumnya memiliki bentuk dan fungsi sederhana dapat diubah menjadi karya yang memiliki nilai guna sekaligus nilai estetika.
Potensi tersebut menunjukkan bahwa kerajinan ukir kayu memiliki peluang untuk terus dikembangkan, tidak hanya melalui peningkatan keterampilan perajin, tetapi juga dengan menghadirkan inovasi pada desain, bentuk, fungsi dan kualitas produk agar mampu memenuhi selera pasar yang semakin beragam.
Ketua Dekranasda Kota Gunungsitoli, Ny. Veny Sowa’a Laoli, memberikan perhatian terhadap potensi yang dimiliki para perajin lokal. Peninjauan langsung ke lapangan dinilai penting untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi usaha, kebutuhan perajin serta berbagai peluang yang dapat dikembangkan ke depan.
Selain peningkatan kualitas dan inovasi produk, pengembangan kerajinan juga membutuhkan dukungan pada aspek kemasan, promosi, pemasaran dan perluasan akses pasar. Dengan dukungan yang tepat, produk kerajinan lokal diharapkan tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Keberadaan Feberianus menjadi salah satu gambaran bahwa potensi ekonomi daerah dapat tumbuh dari keterampilan, kreativitas dan keberanian masyarakat untuk mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai tambah. Kerajinan yang lahir dari tangan perajin bukan hanya memiliki nilai seni, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi dan memperkuat keberadaan produk lokal.
" Melalui sinergi Dekranasda Kota Gunungsitoli dan perangkat daerah terkait, potensi para perajin akan terus didorong agar dapat berkembang secara berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan produk kerajinan yang semakin inovatif, berkualitas dan berdaya saing, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal " ujarnya.
Sementara itu Feberianus Yaman Zebua pengrajin kayu ukir menyambut baik kunjungan tersebut dan memperkenalkan berbagai hasil karya yang selama ini diproduksinya. Ia juga berkesempatan menyampaikan kondisi usaha serta harapan agar kerajinan ukir kayu yang dikembangkannya dapat terus tumbuh dan memiliki jangkauan pasar yang semakin luas.
Semangat ini sejalan dengan visi Gunungsitoli Hebat, yaitu mendorong masyarakat untuk semakin kreatif, produktif dan mampu mengembangkan potensi daerah menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....