Wali Kota Ajak Umat Jadikan KPIN Nias 2026 Momentum Pembaruan Iman

  • 01 Agt 2026 15:28 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli — Lapangan Merdeka Kota Gunungsitoli dipenuhi ribuan umat Kristiani yang hadir mengikuti Kebaktian Pembaruan Iman Nasional (KPIN) Nias 2026, sebuah momentum rohani yang dipimpin oleh Pdt. Dr. (H.C.) Stephen Tong, Jumat 31 Juli 2026. Suasana khidmat berpadu dengan sukacita dan pujian mewarnai ibadah yang menjadi puncak rangkaian pelayanan penginjilan Stephen Tong Evangelistic Ministries International (STEMI) di Kepulauan Nias.

Turut hadir dalam kebaktian tersebut Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli, S.E., M.Si., didampingi Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Martinus Lase, S.H., beserta Ny. Fati Martinus Lase, Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE., beserta Ny. Pitha Andhika Laoly, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para hamba Tuhan, serta ribuan jemaat dari berbagai wilayah di Kepulauan Nias.

Mengusung tema "Bertobatlah dan Hidup Suci", KPIN Nias 2026 menjadi penutup rangkaian pelayanan penginjilan STEMI di Kepulauan Nias setelah sebelumnya menjangkau jemaat di Kabupaten Nias Utara dan Kabupaten Nias Selatan. Ibadah ini menjadi momentum untuk mengajak umat semakin teguh dalam iman serta memperbarui komitmen hidup sesuai dengan nilai-nilai Kristiani.

Dalam sambutannya, Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Pdt. Dr. (H.C.) Stephen Tong beserta seluruh tim pelayanan yang telah menghadirkan pelayanan rohani bagi masyarakat Kepulauan Nias. Menurutnya, kehadiran KPIN merupakan anugerah sekaligus kesempatan bagi umat untuk memperkuat iman dan pengharapan di tengah berbagai tantangan kehidupan.

Wali Kota juga mengingatkan bahwa masyarakat saat ini dihadapkan pada berbagai persoalan, mulai dari tekanan ekonomi, penyalahgunaan media sosial, judi online, penyalahgunaan narkoba, hingga masalah kesehatan mental yang berdampak pada kehidupan keluarga.

" Karena itu, saya mengajak seluruh jemaat menjadikan firman Tuhan sebagai pedoman hidup dalam menghadapi setiap tantangan zaman " Ujarnya

Lebih lanjut, Wali Kota mengajak setiap keluarga Kristen untuk menjadi Ecclesia Domestica atau gereja di dalam rumah tangga, yaitu keluarga yang menghadirkan kasih, pengharapan, kepedulian, serta menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya. Menurutnya, melalui pertobatan yang sejati dan kehidupan yang kudus, setiap orang percaya dapat menjadi saluran berkat yang membawa damai, mempererat persaudaraan, dan memberikan dampak positif bagi gereja maupun masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota berharap seluruh peserta mengikuti ibadah dengan hati yang terbuka sehingga firman Tuhan yang diberitakan menjadi sumber kekuatan, memperteguh iman, menumbuhkan kasih, serta menginspirasi setiap pribadi untuk terus hidup dalam pengharapan dan menjadi berkat bagi sesama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....