Sinergi BI dan Pemko Gunungsitoli, Jelajah Rupiah 2026 Resmi Digelar
- 24 Jul 2026 10:50 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitol – Semangat memperkuat literasi keuangan dan kecintaan masyarakat terhadap Rupiah mewarnai pembukaan Jelajah Rupiah Kepulauan Nias Tahun 2026 yang digelar di Alun-Alun Kota Gunungsitoli. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sibolga bekerja sama dengan Pemerintah Kota Gunungsitoli tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc., didampingi Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli, S.E., M.Si., Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), yang ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan. Kamis 23 Juli 2026
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Martinus Lase, S.H., Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE, Bupati Nias, Wakil Bupati Nias Selatan, pimpinan instansi vertikal, pimpinan perbankan, para kepala perangkat daerah, Ketua TP-PKK Kota Gunungsitoli, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Gunungsitoli, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Sibolga atas terselenggaranya Jelajah Rupiah Kepulauan Nias Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergi dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus memperkuat pemahaman tentang pentingnya menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.
Wali Kota juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam mendukung transformasi ekonomi daerah melalui pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pelaksanaan Gerakan Pangan Murah sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.
" Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Jelajah Rupiah sebagai momentum meningkatkan literasi keuangan serta membiasakan perlakuan yang baik terhadap uang Rupiah dengan menerapkan prinsip 5 Jangan, yakni tidak melipat, tidak mencoret, tidak meremas, tidak menstapler, dan tidak membasahi uang Rupiah " Ujarnya
Membacakan sambutan Gubernur Sumatera Utara, Wakil Gubernur H. Surya, B.Sc. memberikan apresiasi atas kolaborasi antara Pemerintah Kota Gunungsitoli dan Bank Indonesia Perwakilan Sibolga dalam menghadirkan kegiatan yang mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat Kepulauan Nias. Menurutnya, Pulau Nias memiliki potensi besar di sektor pariwisata, perikanan, pertanian, perkebunan, dan UMKM yang harus terus didukung melalui penguatan ekonomi daerah serta perluasan akses layanan keuangan yang inklusif.
Ia menegaskan bahwa setiap lembar Rupiah bukan sekadar alat pembayaran, melainkan simbol kedaulatan bangsa yang harus dihargai dan dijaga. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat stabilitas ekonomi, mengendalikan inflasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan UMKM sebagai pilar ekonomi daerah. Melalui Jelajah Rupiah, masyarakat diharapkan semakin mudah memperoleh uang Rupiah layak edar, semakin memahami pentingnya merawat Rupiah, serta semakin percaya menggunakan Rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Riza Putera, menjelaskan bahwa Jelajah Rupiah Kepulauan Nias Tahun 2026 merupakan hasil kolaborasi Bank Indonesia, Pemerintah Kota Gunungsitoli, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Beragam layanan disediakan selama kegiatan berlangsung, mulai dari penukaran uang Rupiah layak edar, edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, layanan kas keliling melalui aplikasi PINTAR, pemeriksaan kesehatan, Gerakan Pangan Murah, pameran UMKM, layanan publik terpadu, pembayaran pajak daerah secara non tunai, layanan perizinan dan penanaman modal, pameran Dekranasda, hingga aksi donor darah.
Usai seremoni pembukaan, Wakil Gubernur Sumatera Utara menyerahkan berbagai dukungan secara simbolis kepada masyarakat, melaksanakan Kick Off Jelajah Rupiah Kepulauan Nias Tahun 2026, serta melepas Tim Kas Keliling GARUDA (Gerai Rupiah Berdaulat) yang akan memberikan layanan penukaran uang di wilayah Kepulauan Nias. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stan pelayanan dan pameran yang menampilkan berbagai layanan publik, penukaran uang Rupiah, pembayaran pajak daerah secara non tunai, pelayanan perizinan, produk UMKM, serta beragam produk unggulan daerah.
Melalui penyelenggaraan Jelajah Rupiah Kepulauan Nias Tahun 2026, diharapkan sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam membangun masyarakat yang melek keuangan, mencintai Rupiah, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kepulauan Nias.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....