Duta Cyber Safety 2026 Resmi Ditetapkan di Gunungsitoli
- 07 Jul 2026 12:25 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli — Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Gunungsitoli bekerja sama dengan Yayasan PKPA Cabang Nias menggelar Seleksi Akhir Duta Cyber Safety Kota Gunungsitoli Tahun 2026 di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jumat 03 Juli 2026.
Seleksi ini diikuti oleh 30 finalis terbaik yang berhasil lolos dari 76 peserta melalui penilaian karya poster. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun ketahanan anak dan remaja terhadap berbagai bentuk kejahatan siber (cyber crime), sekaligus menyiapkan generasi muda sebagai peer educator atau agen edukasi bagi teman sebaya dalam mewujudkan ruang digital yang aman, sehat, dan bertanggung jawab.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas P5A Kota Gunungsitoli, Wilser Juliadi Napitupulu, S.Si., Apt., M.P.H., menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan anak dan remaja. Di balik berbagai manfaatnya, ruang digital juga menyimpan berbagai ancaman seperti perundungan siber, penipuan daring, eksploitasi anak, hingga penyalahgunaan media sosial. Oleh karena itu, dibutuhkan generasi muda yang tidak hanya cakap memanfaatkan teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian untuk mengedukasi lingkungan sekitarnya. Menurutnya, Duta Cyber Safety diharapkan menjadi pelopor yang mampu mengajak teman sebaya menggunakan internet secara cerdas, aman, beretika, dan bertanggung jawab.
Seleksi akhir melibatkan dewan juri dari DP5A Kota Gunungsitoli, Yayasan PKPA Cabang Nias, dan RRI Kota Gunungsitoli yang menilai kemampuan para finalis dalam menyampaikan gagasan, wawasan mengenai keamanan digital, kemampuan komunikasi, serta komitmen mereka sebagai calon Duta Cyber Safety.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Kayleen Kezia Telaumbanua berhasil meraih Juara I, disusul Sabda Karunia Zai sebagai Juara II, Kezya Alethea Zebua sebagai Juara III, dan Yanuar Blessing Telaumbanua sebagai Juara Favorit. Keempatnya akan mengemban amanah sebagai Duta Cyber Safety Kota Gunungsitoli Tahun 2026 dan bertugas melaksanakan sosialisasi serta edukasi ke sekolah-sekolah sebagai pelopor literasi digital. Melalui peran tersebut, mereka diharapkan mampu meningkatkan kesadaran anak dan remaja mengenai pentingnya keamanan digital (cyber safety), penggunaan internet secara bijak, serta pencegahan terhadap berbagai bentuk kejahatan siber yang mengancam generasi muda.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat perlindungan anak di era digital melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Diharapkan Duta Cyber Safety yang telah terpilih mampu menjadi inspirasi dan penggerak lahirnya generasi muda yang cerdas bermedia digital, tangguh menghadapi tantangan dunia maya, serta menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan ruang digital yang aman, inklusif, dan ramah anak di Kota Gunungsitoli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....