Jelang Keberangkatan, Kemenag Himbau CJH Jaga Kesehatan

  • 08 Mei 2025 11:22 WIB
  •  Gunung Sitoli

KBRN, Gunungsitoli: Kepala Kantor Kementerian Agama kota Gunungsitoli melalui Kasi Pendidikan, Haji dan Bimas Islam Dr. H. Jul Karman Tanjung M.Pd mengajak seluruh calon jemaah haji untuk untuk terus memohon doa kepada Allah SWT agar diberikan kesehatan fisik dan mental menjelang keberangkatan dan selama akan menjalani ibadah haji. Ia menekankan pentingnya mempersiapkan diri, termasuk membawa obat-obatan pribadi karena tujuan ke Arab Saudi adalah untuk menjalankan ibadah yang membutuhkan fisik yang kuat dan jiwa yang tenang.

“Tentu harapan kita Jemaah dapat menjaga kesehatan kemudian mempersiapkan segala hal terkait keberangkatan sehingga proses pelaksanaan ibadah haji ini kita harapkan bisa berjalan dengan baik. Kami dari Kementrian Agama juga berterimakasih kepada seluruh pihak yang sudah turut serta untuk memberhasilkan proses ibadah haji tahun ini. Ada Pemko Gunungsitoli, dari IPHI, dari Dinas Kesehatan, kita juga nanti akan melibatkan Kepolisian, Dinas Perhubungan, Satpol PP, pihak Bandara. Harapan kita semua prosesnya dapat berjalan dengan baik dan lancar,’ ujar Jul Karman, Kamis (8/5/2025).

Diketahui bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak embarkasi Medan bahwa Calon Jemaah Haji Gunungsitoli yang sebelumnya tergabung dalam 2 kloter yakni kloter 1 dan kloter 13 sudah tergabung dalam kloter 13 sehingga tidak ada lagi pemisahan jemaah haji dalam keberangkatan. CJH Gunungsitoli tergabung di kloter 13 dan akan berangkat pada tanggal 15 Mei 2025 didampingi Tim Pemandu haji Indonesia TPHI yang berasal dari kota Gunungsitoli atas nama Ustadz Khairul Arif Giawa.

Senada dengan hal itu, Sekretaris PD. IPHI Kota Gunungsitoli H. Abrar Bobi Hia SHI juga berpesan, agar Jemaah haji mempersiapkan diri dari sisi kesehatan dan juga barang-baang bawaan yang dibawa. “Walaupun sudah ada batasan barang bawaan namun ada saja para Jemaah yang membawa barang bawaan melebihi batas maksimal, ini yang senantiasa kita himbau pada Jemaah untuk mengurangi membawa barang yang kurang bermanfaat ke tanah suci karena akan kerepotan sendiri,” ucap Abrar.

Jul Karman kembali mengingatkan pentingnya semangat saling membantu di antara sesama Jemaah karena selama proses ibadah haji, akan sangat membutuhkan bantuan dari sesama jemaah. “Saling tolong menolong adalah kunci kelancaran dan kenyamanan bersama. Kami berdoa seluruh jemaah diberikan kemudahan, kekuatan, dan keselamatan hingga kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan membawa predikat haji yang mabrur,” tutup Jul Karman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....