Call Center 110 Polres Nias Respon Cepat Laporan Dugaan Pungli

  • 10 Sep 2026 15:25 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Polres Nias melalui layanan Call Center 110 kembali menunjukkan respons cepat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.

Kali ini, personel gabungan dikerahkan ke sekitar Rumah Sakit Thomsen, Gunungsitoli, menyusul adanya laporan dugaan praktik pungutan liar (pungli), dini hari tadi.

Kasi Humas Polres Nias, Aiptu Aris Gulo, SH mengatakan, laporan tersebut diterima Call Center 110 Regu III pada pukul 00.15 WIB dari seorang warga bernama Damai.

“Laporan yang kami terima berkaitan dengan keberadaan sekelompok orang yang diduga melakukan pungutan liar di sekitar Rumah Sakit Thomsen,” ujar Aris Gulo, Kamis 10 September 2026.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel gabungan yang terdiri dari Pamapta III, Piket Fungsi, dan Piket SPKT Polres Nias segera bergerak menuju lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang disampaikan masyarakat.

Setibanya di tempat kejadian, petugas melakukan pengecekan dan mendapati sekelompok orang sebagaimana dilaporkan warga sedang berada di lokasi.

"Petugas kemudian melakukan pendekatan serta memberikan teguran secara tegas dan edukatif agar aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban maupun meresahkan masyarakat tidak kembali dilakukan," ujarnya.

Aris Gulo menegaskan, Polres Nias berkomitmen untuk menolak segala bentuk pungutan liar serta berbagai tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kami hadir dan bergerak cepat demi rasa aman dan nyaman warga masyarakat," ucapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan, pungutan liar, maupun tindakan yang berpotensi merugikan masyarakat melalui layanan call center 110 Polres Nias yang tersedia selama 24 jam.

"Layanan tersebut menjadi salah satu sarana bagi kepolisian untuk menerima informasi dan laporan masyarakat sekaligus mempercepat respons terhadap berbagai gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Nias," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....